Di luar bulan suci Ramadan, katanya, Masjid Jabal Rahmah juga rutin menggelar kajian ba’da Zuhur setiap Senin dan Rabu, kajian Jumat ba’da Magrib, serta kajian muslimah pada Senin pagi. Selain itu, masjid juga menggelar kajian pada hari Sabtu setelah salat Subuh.
“Di samping itu, ada kegiatan TPQ untuk siswa SD serta Darul Qur’an khusus kelas tahfiz. Kelas tahfiz ini kami buka untuk umum. Bahkan, sudah banyak murid tahfiz kami yang sudah hafal Al-Qur’an delapan juz,” pungkas Muhammad Thariq.
Masjid Jabal Rahmah bukan sekadar bangunan ibadah. Ia adalah representasi wajah spiritual perusahaan. Di sana, nilai-nilai Islam dirawat, kebersamaan dipupuk, dan harmoni sosial dijaga. Seperti “Lorong Waktu” yang mengajarkan makna iman melalui kisah sederhana, masjid ini pun menghadirkan pesan yang sama—bahwa di tengah deru mesin dan kerasnya batu kapur, syiar Islam tetap ditegakkan dengan tenang dan penuh rahmah. (*)












