Internasional

Dua Jemaah Haji Embarkasi Padang Wafat di Tanah Suci

×

Dua Jemaah Haji Embarkasi Padang Wafat di Tanah Suci

Sebarkan artikel ini
Jemaah kloter 09 Embarkasi Padang berangkat melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menuju Madinah, Minggu (3/5) pukul 16.00 WIB. Hingga Minggu (3/5), dilaporkan sebanyak dua orang jemaah Embarkasi Padang meninggal dunia di Tanah Suci. IST/KEMENHAJ SUMBAR

Ia juga mendoakan keluarga yang ditinggalkan agar diberikan ketabahan dan keikhlasan. “Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi musibah ini,” katanya.

Rifki turut mengingatkan jemaah lainnya untuk menjaga kondisi kesehatan selama berada di Tanah Suci. “Jaga kesehatan, atur aktivitas ibadah, dan kurangi kegiatan di luar yang tidak mendesak. Ikuti arahan petugas agar kondisi tetap terjaga,” katanya.

Tujuh Jemaah Wafat

Secara keseluruhan, berdasarkan data Siskohat hingga Minggu (3/5), sebanyak tujuh jemaah  haji asal Indonesia dinyatakan meniggal dunia di Arab Saudi. Selain itu, sejumlah jemaah juga dilaporkan sedang menjalani perawatan kesehatan di rumah sakit setempat.

Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaf menjelaskan, mayoritas penyebab kematian dipicu oleh serangan jantung dan radang paru-paru. “Total jemaah yang wafat sebanyak tujuh orang. Kita doakan semoga husnul khotimah,” ujarnya.

Baca Juga  UNAND Tuan Rumah Entrepreneur Hub Goes to Campus

Secara kumulatif, hingga Sabtu (2/6) terdapat 6.823 jemaah yang masih dalam rawat jalan. Sementara itu, 117 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) dan 141 jemaah dirawat di rumah sakit Arab Saudi. Adapun jemaah yang masih menjalani perawatan di rumah sakit tercatat sebanyak 59 orang.

Maria memastikan seluruh jemaah mendapatkan pelayanan kesehatan secara optimal, baik di tingkat kloter, sektor, hingga fasilitas rujukan.

Sebagai informasi, prakiraan cuaca Makkah hari ini, Minggu (3/5), suhu paling tinggi mencapai 43 derajat Celcius. Jemaah haji Indonesia karenanya diimbau untuk selalu menjaga kesehatan, terutama ketika masa penyesuaian dengan perbedaan suhu di Arab Saudi.

Berdasarkan data Early Warning System (EWS) yang dirilis Kemenhaj dengan mengacu pada AccuWeather, suhu udara di Makkah pada Minggu (3/5) pagi waktu Arab Saudi berada pada kisaran 26°C, lalu suhu naik pada siang hari hingga mencapai 43°C. Pada sore hari, suhu sedikit menurun ke kisaran 39°C sebelum kembali pada malam hari di sekitar 34°C.

Baca Juga  AS Serang Kapal Narkoba di Pasifik Timur, Tiga Orang Tewas

Berangkat dari hal ini, Kemenhaj mengimbau jemaah haji Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca panas. Jemaah lanjut usia dan yang memiliki komorbid disarankan melaksanakan ibadah di hotel untuk menghindari paparan panas berlebih. Selain itu, penggunaan pelembap kulit dan wajah dianjurkan untuk menjaga kondisi tubuh. Langkah ini dinilai penting guna mencegah gangguan kesehatan seperti dehidrasi dan kelelahan akibat panas selama menjalankan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. (*)