AGAM, harianhaluan.id – MTsN 3 Agam menggelar rapat evaluasi pelaksanaan pembelajaran daring, Selasa (28/7/26). Rapat yang dipimpin Kepala MTsN 3 Agam, Dr. Hj. Ridha Albiy, SPd.I, MPd tersebut diikuti guru sebagai upaya mengevaluasi efektivitas pembelajaran sekaligus menyusun langkah strategis dalam mengatasi berbagai kendala yang muncul selama proses belajar mengajar.
Pelaksanaan pembelajaran daring di MTsN 3 Agam merupakan kebijakan yang diambil karena proyek PHTC (Program Hasil Terbaik Cepat) di madrasah tersebut masih berlangsung. Proyek pembangunan yang masih dalam tahap pengerjaan mengakibatkan jumlah ruang belajar belum mencukupi untuk menampung seluruh peserta didik, sehingga sebagian siswa mengikuti pembelajaran secara daring.
Kepala MTsN 3 Agam Ridha Albiy menegaskan bahwa evaluasi merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Menurutnya, setiap kendala yang ditemukan harus menjadi bahan perbaikan bersama agar proses pembelajaran tetap berlangsung secara efektif meskipun dihadapkan pada keterbatasan sarana.
“Setiap tantangan harus kita jawab dengan solusi yang tepat. Kolaborasi seluruh guru menjadi kekuatan utama agar layanan pendidikan kepada peserta didik tetap berjalan optimal selama masa pembangunan madrasah,” katanya.
Pada sesi evaluasi, para guru menyampaikan berbagai temuan selama pelaksanaan pembelajaran daring. Di antaranya adalah penggunaan media pembelajaran yang belum seragam, kesulitan dalam pengelolaan kelas digital, proses pengumpulan tugas yang belum terintegrasi, serta perlunya satu platform yang mampu memudahkan guru dan peserta didik dalam melaksanakan pembelajaran.
Setelah melalui diskusi dan musyawarah, seluruh peserta rapat secara bulat menyepakati penggunaan Google Classroom sebagai platform utama pembelajaran daring di MTsN 3 Agam. Platform tersebut dipilih karena dinilai mampu mengintegrasikan kegiatan pembelajaran mulai dari penyampaian materi, pengelolaan kelas, pemberian tugas, pengumpulan hasil pekerjaan peserta didik, hingga pelaksanaan penilaian secara lebih efektif, efisien, dan terdokumentasi dengan baik.
Sebagai tindak lanjut atas keputusan tersebut, seluruh guru MTsN 3 Agam berkomitmen untuk meningkatkan kompetensi digital melalui kegiatan belajar bersama dan saling berbagi praktik baik dalam penggunaan Google Classroom. Langkah itu diharapkan mampu meningkatkan penguasaan guru terhadap berbagai fitur yang tersedia sehingga pembelajaran daring dapat berlangsung lebih interaktif, terarah,dan berkualitas. (humas).






