EkBis

FKIK Semen Padang Bekali 30 Pelaku UMKM Strategi Pemasaran Digital Berbasis AI

×

FKIK Semen Padang Bekali 30 Pelaku UMKM Strategi Pemasaran Digital Berbasis AI

Sebarkan artikel ini
Forum Komunikasi Istri Karyawan Semen Padang (FKIKSP) terus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di lingkungan anggotanya. IST

Nilda juga menyampaikan bahwa digitalisasi bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan. Namun demikian, Nilda menegaskan strategi pemasaran luring dan daring harus berjalan secara beriringan. “Dengan strategi tersebut, pelaku UMKM dapat mempertahankan konsumen yang telah dimiliki sekaligus menjangkau pasar baru melalui media sosial dan platform perdagangan elektronik,” tuturnya.

Sementara itu, Arizi Utama menjelaskan bahwa identitas merek merupakan salah satu fondasi penting dalam pemasaran. Pelaku UMKM perlu memiliki karakter produk yang kuat dan jelas agar mudah dikenali serta dapat dibedakan dari produk sejenis di pasaran. Menurutnya, media sosial juga harus dikelola secara terencana dan konsisten, bukan sekadar menjadi tempat untuk mengunggah foto produk.

Konten yang dipublikasikan harus mampu memberikan informasi, membangun kedekatan dengan audiens, serta mendorong calon konsumen mengambil keputusan pembelian. “Konten harus memiliki tujuan yang jelas. Selain memperkenalkan produk, konten juga perlu membangun hubungan dan kepercayaan dengan calon konsumen,” kata Arizi.

Dalam pelatihan tersebut, Arizi turut memperkenalkan pemanfaatan AI untuk mempercepat proses produksi konten pemasaran. Teknologi itu dapat digunakan untuk mencari ide, menyusun konsep promosi, membuat naskah, merancang kalender konten, hingga menyesuaikan pesan pemasaran dengan karakter target konsumen.

Baca Juga  Peserta Penas Petani dan Nelayan XVI Kunjungi Semen Padang

Meski demikian, Arizi mengingatkan bahwa penggunaan AI tetap harus disertai pemahaman terhadap karakter produk dan kebutuhan pelanggan. Pelaku usaha harus mampu mengolah hasil yang diberikan teknologi agar tetap akurat, memiliki sentuhan personal, dan sesuai dengan identitas merek.

Pelatihan berlangsung interaktif dan mendapatkan respons positif dari para peserta. Para peserta memperoleh berbagai materi, mulai dari penyusunan strategi digital marketing, penguatan branding, optimalisasi media sosial, hingga pemanfaatan AI untuk menghasilkan konten promosi yang menarik dan relevan.

Selain itu, peserta dibekali pemahaman tentang cara membangun interaksi dan kepercayaan konsumen melalui komunikasi pemasaran digital. Mereka tidak hanya menerima materi secara teori, tetapi juga mengikuti praktik penjualan langsung melalui platform e-commerce, khususnya TikTok Live.

Peserta juga diajak memahami perilaku konsumen di era digital sebagai dasar dalam menyusun strategi penjualan. Pemahaman tersebut diperlukan agar pesan promosi, pemilihan platform, dan cara berinteraksi dengan pelanggan dapat disesuaikan dengan kebutuhan pasar.

Salah seorang peserta yang menjalankan usaha kuliner mengaku pelatihan tersebut memberikan pengetahuan baru yang dapat langsung diterapkan dalam pengembangan usahanya. “Pelatihan ini membuka wawasan kami tentang cara memanfaatkan AI untuk membuat konten promosi dengan lebih cepat dan menarik. Kami juga menjadi lebih percaya diri untuk mulai berjualan melalui TikTok Live dan platform digital lainnya,” ujarnya.

Baca Juga  IPF Sumbar dan Semen Padang Schools Gelar Pelatihan Wasit dan Pelatih Pickleball, Siap Debut di Porprov 2025

Melalui pelatihan ini, FKIKSP berharap para istri karyawan yang menjalankan UMKM semakin siap menghadapi transformasi digital. Penguasaan teknologi diharapkan dapat membantu mereka memperluas jangkauan pasar, meningkatkan nilai tambah produk, dan memperkuat daya saing usaha di tengah kompetisi yang semakin ketat.

Peningkatan kapasitas dan kemandirian pelaku usaha juga diharapkan memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian keluarga. Dengan pengelolaan yang baik, UMKM dapat berkembang menjadi sumber pendapatan berkelanjutan sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru.

Dengan pembinaan yang konsisten, FKIKSP menargetkan UMKM anggotanya tidak hanya mampu naik kelas, tetapi juga tumbuh menjadi usaha yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing tinggi. Dalam jangka panjang, UMKM binaan tersebut diharapkan mampu memperluas pasar dari tingkat lokal ke nasional, bahkan memiliki kesiapan untuk menembus pasar global. (*)