HEADLINE

Kabut Asap Selimuti Pariaman, Lapau OS Bagikan Hampir Seribu Masker Gratis

×

Kabut Asap Selimuti Pariaman, Lapau OS Bagikan Hampir Seribu Masker Gratis

Sebarkan artikel ini

PARIAMAN, HARIANHALUAN.ID – Kabut asap yang menyelimuti Kota Pariaman dalam beberapa hari terakhir mulai mengganggu aktivitas masyarakat. Jarak pandang yang berkurang membuat warga, terutama yang beraktivitas di luar rumah, harus meningkatkan kewaspadaan saat berada di jalan.

Kondisi tersebut juga membuat cahaya matahari tidak lagi terlihat secerah biasanya. Dampak kabut asap paling dirasakan pejalan kaki maupun pengendara sepeda motor yang harus beraktivitas di tengah kondisi udara yang kurang bersahabat.

Melihat kondisi itu, Komunitas Lapau OS yang bermarkas di kawasan depan Stasiun Kereta Api Pariaman secara spontan melakukan aksi sosial dengan membagikan masker kepada masyarakat. Aksi tersebut dilakukan pada Kamis (10/9/2026).

Hampir 1.000 masker dibagikan secara gratis kepada masyarakat yang melintas di sekitar lokasi. Pembagian masker juga disertai edukasi agar warga tetap waspada terhadap dampak kabut asap, terutama terhadap kesehatan dan keselamatan saat beraktivitas di luar rumah.

Baca Juga  Sebanyak 336 Jemaah Calon Haji Asal Tanah Datar Diberangkatkan ke Makkah

“Kami prihatin melihat kondisi kabut asap yang mulai dirasakan masyarakat. Karena itu, secara spontan kami membagikan masker kepada masyarakat agar bisa digunakan saat beraktivitas di luar rumah,” kata pendiri Komunitas Lapau OS, Aris Munandar.

Menurut Aris, masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan perlu meningkatkan kewaspadaan karena kabut asap tidak hanya dapat mengurangi jarak pandang, tetapi juga berpotensi berdampak terhadap kesehatan, terutama mata dan saluran pernapasan.

“Kami juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dengan kondisi ini, terutama bagi yang harus beraktivitas di luar rumah. Masker ini diharapkan bisa membantu mengurangi risiko akibat kabut asap,” ujarnya.

Baca Juga  Peringati Maulid Nabi, PLN UP3 Bukittinggi Berbagi Paket Daging di Nagari Pasie Laweh Agam

Pembagian masker tidak hanya menyasar pengendara yang melintas di depan tempat berkumpulnya komunitas tersebut. Masker juga diberikan kepada pengemudi ojek, penumpang kereta api hingga pedagang yang beraktivitas di kawasan Pasar Pariaman.

Aris mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian Komunitas Lapau OS terhadap masyarakat sekitar yang mulai merasa resah dengan kondisi kabut asap. Ia berharap kabut asap yang muncul akibat kebakaran hutan dan lahan di sejumlah daerah itu segera berlalu sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal.

“Kita berharap kabut asap ini segera cepat berlalu sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas normal dan tidak lagi terganggu oleh kondisi udara maupun jarak pandang,” katanya. (h/mta)