HALUAN MADRASAH

Kabut Asap Tak Surutkan Semangat Muhadarah MAN Lima Puluh Kota 

×

Kabut Asap Tak Surutkan Semangat Muhadarah MAN Lima Puluh Kota 

Sebarkan artikel ini

LIMA PULUH KOTA, harinhaluan. id – Jumat, 11 September 2026 menjadi pagi yang berbeda di MAN Lima Puluh Kota. Kabut asap yang masih menyelimuti kawasan madrasah membuat kegiatan Muhadarah Jumat yang biasanya dilaksanakan di halaman, kali ini dipindahkan ke Mushala MAN Lima Puluh Kota.

Namun, perubahan tempat tidak menyurutkan semangat. Seluruh sivitas akademika MAN Lima Puluh Kota tetap mengikuti kegiatan dengan antusias, khidmat dan semangat. Justru dari suasana sederhana di mushala, terpancar semangat siswa untuk tampil dan belajar menjadi generasi yang percaya diri, terampil dan berakhlak.

Muhadarah kali ini dipercayakan kepada siswa kelas XII.3 di bawah bimbingan Wali Kelas Fauzana Putri, SPd.I, MPd. Beragam penampilan menarik disuguhkan dengan penuh persiapan dan percaya diri. Acara diawali dengan pembawa acara dalam tiga bahasa, Bahasa Arab, Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. 

Suasana semakin khidmat ketika dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an beserta saritilawah. Setelah itu, lantunan azan menggema di mushala, menjadi penanda dimulainya rangkaian khutbah Jumat. Salah satu penampilan yang  mencuri perhatian adalah MSQ (Musabaqah Syarhil Qur’an) dengan tema “Sebelum Nyawa Berpisah dari Raga. Tiga siswa tampil dengan suara yang merdu, penyampaian yang jelas, tegas, dan penuh penghayatan. Penampilan tersebut berhasil membuat perhatian peserta tertuju kepada ketiganya. Pesan yang disampaikan pun menjadi renungan bersama tentang pentingnya mempersiapkan diri sebelum kesempatan hidup berakhir.

Baca Juga  MTsN 1 Pasaman Borong Prestasi pada ISC Digniti 2026

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan melafalkan asmaul husna secara bersama-sama dipimpin oleh siswa kelas XII.3. 

Di penghujung kegiatan Fauzana Putri memberikan arahan sekaligus motivasi kepada seluruh siswa.

Dalam arahannya, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada siswa kelas XII.3 yang telah memberikan penampilan terbaik. Menurutnya, tampil di depan teman-teman bukanlah sesuatu yang mudah. Dibutuhkan keberanian, kesiapan, dan rasa percaya diri untuk berdiri di hadapan orang banyak.

“Latihan sebelum tampil sangat penting. Dari latihan itulah kita memiliki modal untuk tampil maksimal,” pesannya.

Ia juga menegaskan bahwa muhadarah bukan sekadar ajang untuk menampilkan kemampuan siswa. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan ruang untuk mengasah keterampilan, membangun keberanian, meningkatkan kepercayaan diri, belajar bertanggung jawab, serta membiasakan diri menghargai dan menghormati orang lain.

Baca Juga  Tiga Murid MTsN 2 Padang Wakili Kuranji

Bagi petugas, muhadarah menjadi tempat untuk belajar tampil dan mengembangkan potensi. Sementara bagi peserta, kegiatan ini menjadi pembelajaran untuk menjadi pendengar yang baik, menghargai penampilan teman, serta memberikan dukungan kepada mereka yang sedang berproses.

Apresiasi dan dukungan juga disampaikan  Kepala MAN Lima Puluh Kota, H. Nur Ali, SAg, M.MPd.

Dia memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan Muhadharah dengan baik dan lancar, sekaligus mendukung kegiatan-kegiatan positif yang mampu membentuk karakter, keterampilan, dan kepercayaan diri siswa.

Meskipun kabut asap masih menyelimuti, semangat belajar dan berkarya tetap menyala. Sebab, keterbatasan tempat bukanlah alasan untuk berhenti berprestasi.

” Kabut boleh menghalangi pandangan, tetapi tidak boleh menghalangi semangat untuk tumbuh dan bersinar,” ujarnya. 

Muhadarah ditutup dengan doa bersama, mengakhiri rangkaian kegiatan dengan penuh kekhusyukan dan harapan agar seluruh keluarga besar MAN Lima Puluh Kota senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan, dan kemudahan dalam menuntut ilmu serta mengamalkan nilai-nilai kebaikan. (humas).