AGAM, harianhaluan. id – Belajar bahasa Inggris tak lagi identik dengan menghafal kosakata atau mengerjakan soal di kelas. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) menghadirkan program Kampung Inggris yang dikemas seru, santai dan penuh interaksi.
Sejak kegiatan dimulai, tawa dan semangat murid memenuhi ruang belajar. Edukatif, ice breaking, kuis kosakata, hingga speaking challenge sukses menghidupkan suasana. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap tantangan dan tanpa ragu mencoba berbicara menggunakan bahasa Inggris sederhana.
Ketua Tim KKN UGM mengatakan, konsep Kampung Inggris dirancang agar siswa belajar bahasa Inggris melalui pengalaman yang menyenangkan sehingga rasa takut untuk berbicara perlahan hilang.
“Kami ingin menunjukkan bahwa belajar bahasa Inggris itu menyenangkan. Tidak masalah jika masih terbata-bata, yang terpenting adalah berani mencoba dan terus berlatih,” ujarnya.
Kepala MTsN 3 Agam Dr. Hj. Ridha Albiy, SPd. I, MPd, Jumat (24)7/26) menyampaikan apresiasi atas kreativitas mahasiswa KKN UGM yang mampu menghadirkan pembelajaran dengan pendekatan yang dekat dengan dunia remaja.
“Anak-anak terlihat sangat menikmati proses belajar. Mereka aktif bertanya, menjawab, bahkan berani tampil di depan teman-temannya menggunakan bahasa Inggris. Ini menjadi pengalaman berharga yang dapat meningkatkan rasa percaya diri sekaligus kemampuan komunikasi mereka,” katanya.
Salah seorang murid mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut karena materi disampaikan dengan cara yang mudah dipahami dan tidak membosankan.
Melalui program Kampung Inggris, mahasiswa KKN UGM berharap budaya berbahasa Inggris dapat terus tumbuh di lingkungan madrasah. Kegiatan ini tidak hanya menambah kosakata siswa, tetapi juga melatih keberanian, kemampuan bekerja sama dan komunikasi yang menjadi bekal penting menghadapi tantangan global. (humas).






