EkBis

Kian Agresif Kembangkan Bisnis Nonsemen, PT Semen Padang Garap Industri Pulp dan Kertas hingga Peningkatan Kapasitas Sepablock

×

Kian Agresif Kembangkan Bisnis Nonsemen, PT Semen Padang Garap Industri Pulp dan Kertas hingga Peningkatan Kapasitas Sepablock

Sebarkan artikel ini
PT Semen Padang terus memperkuat strategi diversifikasi usaha melalui pengembangan bisnis nonsemen dan produk turunan sebagai salah satu sumber pertumbuhan baru perusahaan. IST

Permintaan Sepablock Meningkat

Di sisi lain, produk Semen Padang Bata Interlock atau Sepablock juga menunjukkan perkembangan yang signifikan. Produk bata interlock inovatif ini semakin dikenal masyarakat karena menawarkan proses pembangunan yang lebih cepat, efisien, dan ramah lingkungan.

Ridwan menjelaskan bahwa permintaan Sepablock mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2024, produk tersebut digunakan untuk pembangunan sekitar 83 unit rumah tipe 36. Angka tersebut kemudian meningkat pada 2025 menjadi 103 unit rumah tipe 36. Sementara itu, dari Januari hingga Mei 2026, jumlah pesanan yang masuk telah mencapai kebutuhan untuk pembangunan sekitar 120 unit rumah tipe 36.

Baca Juga  Bank Muamalat Tambah Fitur-Fitur Baru di Muamalat DIN

“Peningkatan permintaan Sepablock untuk tahun ini sebagian besar berasal dari proyek pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat yang terdampak bencana di berbagai wilayah di Sumatera Barat. Karena memang fokus pemasaran kami saat ini diarahkan untuk mendukung kebutuhan pembangunan huntap. Saat ini sedang berlangsung pembangunan Huntap Yayasan Buddha Tzu Chi, Huntap Danantara, Huntap BNPB, dan dalam persiapan Huntap Swadaya APBD kabupaten/kota serta Huntap Terpadu Kementerian PKP,” katanya.

Kapasitas Produksi Dioptimalkan

Meningkatnya permintaan pasar mendorong BNSPT untuk melakukan optimalisasi fasilitas produksi Sepablock. Saat ini, kapasitas produksi Sepablock dioptimalkan menjadi 120 unit rumah tipe 36 per bulan.

Baca Juga  Perkenalkan Produk Unggulan, PT Semen Padang Edukasi Tukang di Mukomuko

Ridwan mengungkapkan bahwa proses optimalisasi kapasitas pabrik Sepablock menjadi setara kebutuhan 120 unit rumah tipe 36 per bulan sudah dimulai sejak Februari 2026.

“Mulai Februari 2026, kami mengoptimalkan kapasitas produksi Sepablock hingga setara kebutuhan 120 unit rumah tipe 36 per bulan sebagai langkah nyata perusahaan untuk memastikan kebutuhan pasar dapat terpenuhi sekaligus mendukung program pembangunan hunian tetap yang tengah berjalan di Sumatera Barat,” ujarnya. (*)