Ia menyebut keterlibatan guru diharapkan dapat memperkuat integrasi nilai-nilai pengawasan partisipatif dalam proses pembelajaran di sekolah. Sementara pelajar yang tergabung sebagai peserta diharapkan mampu menjadi pionir pengawasan partisipatif di lingkungan sebayanya.
Selain itu, masyarakat umum juga diharapkan dapat menjadi penggerak pengawasan partisipatif di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
“P2P diharapkan dapat menjadi magnet untuk membuat geliat gerakan pengawasan partisipatif begitu nyata yang dimulai di masa non tahapan menuju Pemilu 2029,” ujar Yuhendra. (*)












