HALUAN MADRASAH

Komitmen Bersama Lawan Bullying, Kepala MAN 2 Tanah Datar Sampaikan Pesan Inspiratif 

×

Komitmen Bersama Lawan Bullying, Kepala MAN 2 Tanah Datar Sampaikan Pesan Inspiratif 

Sebarkan artikel ini

TANAH DATAR, harianhaluan. id – Kepala MAN 2 Tanah Datar, Sabrimen, mengajak seluruh warga madrasah untuk bersama-sama mencegah segala bentuk perundungan (bullying) di lingkungan madrasah. Pesan tersebut disampaikan saat menjadi pembina upacara bendera yang dilaksanakan pada Senin (3/8/26) di lapangan upacara madrasah tersebut.

Upacara diikuti guru, tenaga kependidikan, serta sekitar 1.102 peserta didik dengan penuh khidmat. Dalam amanatnya, Sabrimen menegaskan bahwa madrasah harus menjadi tempat yang aman, nyaman dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik untuk belajar, berkembang dan meraih prestasi.

“Bullying bukan sekadar candaan. Bullying dapat meninggalkan luka yang mendalam, baik secara fisik maupun psikologis. Oleh karena itu, kita semua memiliki tanggung jawab untuk mencegahnya,” tegas Sabrimen di hadapan seluruh peserta upacara.

Ia menjelaskan bahwa perundungan dapat terjadi dalam berbagai bentuk, mulai dari ejekan, hinaan, pengucilan, intimidasi, kekerasan fisik, hingga perundungan melalui media sosial (cyberbullying). Menurutnya, sekecil apa pun tindakan yang menyakiti orang lain tidak boleh dianggap sebagai hal yang biasa.

Baca Juga  Murid MAN 1 Sijunjung Dapat Layanan Kesehatan Gratis dari Puskesmas Muaro Bodi

Sabrimen mengajak seluruh peserta didik untuk menumbuhkan budaya saling menghormati, menghargai perbedaan, serta memperkuat rasa persaudaraan antarsesama. Ia juga mengingatkan agar setiap siswa berani berkata tidak terhadap bullying dan tidak menjadi penonton ketika melihat tindakan perundungan terjadi.

“Kita ingin MAN 2 Tanah Datar menjadi rumah kedua yang memberikan rasa aman bagi seluruh warga madrasah. Tidak boleh ada siswa yang merasa takut datang ke sekolah karena menjadi korban bullying,” ujarnya.

Kepada para guru dan tenaga kependidikan, Sabrimen meminta agar terus meningkatkan kepedulian terhadap kondisi peserta didik dengan membangun komunikasi yang baik, melakukan pendampingan, serta segera mengambil langkah apabila menemukan indikasi perundungan di lingkungan madrasah.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pencegahan bullying bukan hanya menjadi tugas guru BK atau pihak tertentu, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh warga madrasah, termasuk peserta didik. Dengan saling peduli, saling mengingatkan, dan menjaga etika dalam pergaulan, budaya positif akan tumbuh dan menciptakan suasana belajar yang kondusif.

Baca Juga  Pengurus OSIM MTsN 1 Agam Dilantik, Ketua Zizi

Menutup amanatnya, Sabrimen mengajak seluruh warga MAN 2 Tanah Datar untuk menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan madrasah yang ramah, berkarakter dan bebas dari bullying.

“Marilah kita saling menghormati, saling menyayangi, dan saling menjaga. Jadikan MAN 2 Tanah Datar sebagai madrasah yang penuh kasih sayang, tempat lahirnya generasi yang berakhlak mulia, berprestasi, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Melalui amanat tersebut, diharapkan semakin tumbuh kesadaran seluruh warga madrasah bahwa pencegahan bullying merupakan bagian penting dalam membangun karakter peserta didik dan mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, serta mendukung tercapainya tujuan pendidikan di MAN 2 Tanah Datar. (humas).