BUKITTINGGI, harianhaluan.id – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Bukittinggi Dr.H.Irwan meresmikan penggunaan gedung baru Koperasi Siswa (Kopsis) dan Teaching Factory (Tefa) MAN 2 Kota Bukittinggi, Senin (10/8/26).
Fasilitas baru itu dihadirkan khusus sebagai pusat wirausaha sekaligus wadah pemasaran bagi berbagai hasil karya dan produk inovatif murid kelas keterampilan.
Acara peresmian ditandai dengan pemotongan pita serta peninjauan ke area Teaching Factory dan Kopsis oleh Kakankemenag, didampingi Kasi Penmad Kemenag kota Bukittinggi Aldi Helko Putra, Kepala MAN 2 Kota Bukittinggi Amri J, komite madrasah, majelis guru dan murid.
Dalam sambutannya, Kakankemenag memberikan apresiasi tinggi atas langkah progresif MAN 2 Kota Bukittinggi yang mampu mengintegrasikan program akademik dengan pendidikan vokasi berbasis praktik nyata.
“Kehadiran Koperasi Siswa dan Teaching Factory ini merupakan terobosan luar biasa dalam membangun jiwa entrepreneurship sejak dini. Di sini, karya-karya hebat murid keterampilan tidak hanya berhenti sebagai tugas praktek, tetapi memiliki nilai jual dan dipasarkan secara profesional,” kata Kakankemenag.
Irwan berharap wadah tersebut dapat melatih kemandirian, kreativitas, serta pemahaman murid mengenai rantai pasok industry mulai dari proses produksi, manajemen keuangan, hingga teknik pemasaran.
Sementara itu, Kepala MAN 2 Kota Bukittinggi Amri J menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh dari Kepala Kantor Kemenag Kota Bukittinggi. Ia menjelaskan bahwa Tefa dan Kopsis menampung berbagai produk unggulan hasil karya murid program keterampilan, seperti tata busana, tata boga, tata rias kecantikan, multi media hingga teknik las.
Melalui peresmian ini, MAN 2 Kota Bukittinggi semakin mengukuhkan diri sebagai madrasah aliyah plus keterampilan yang siap mencetak lulusan tidak hanya unggul secara akademis dan berakhlak mulia, tetapi juga memiliki daya saing serta kesiapan berwirausaha di era modern.
Disela rangkaian peresmian, Kakankemenag berkesempatan mencicipi sajian minuman hasil olahan murid program keterampilan tata boga. Dia menikmati secangkir kopi dengan cita rasa ala kafe modern yaitu segelas espresso dengan aroma khas yang diracik dan disajikan secara profesional oleh barista muda MAN 2 Kota Bukittinggi. (humas).






