PENDIDIKAN

Langkah Nyata Mahasiswa KKN UNP Optimalkan Potensi Bunga Telang Melalui Inovasi Fermentasi, Dorong Ekonomi dan Kesehatan Masyarakat Nagari Tanjung Pauh

×

Langkah Nyata Mahasiswa KKN UNP Optimalkan Potensi Bunga Telang Melalui Inovasi Fermentasi, Dorong Ekonomi dan Kesehatan Masyarakat Nagari Tanjung Pauh

Sebarkan artikel ini

LIMA PULUH KOTA, harianhaluan.id – Siapa sangka bunga telang yang selama ini hanya dikenal sebagai tanaman hias atau sekadar diseduh menjadi teh herbal ternyata dapat diolah menjadi minuman fermentasi yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi sekaligus lebih tahan lama.

Melalui program kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Padang (UNP), masyarakat di Nagari Tanjung Pauh Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumbar dapat diperkenalkan pada inovasi pengolahan bunga telang menjadi kombucha, sirup fermentasi dan teh herbal. Inovasi  tersebut tidak hanya menawarkan manfaat kesehatan, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi masyaraka dan juga pelaku UMKM.

Program kerja mahasiswa KKN Universitas Negeri Padang (UNP) memiliki fokus pada edukasi, pelatihan dan praktek pembuatan, serta pemanfaatan bunga telang melalui teknologi fermentasi sederhana yang dapat diaplikasikan oleh masyarakat rumah tangga ataupun pelaku usaha mikro. Kegiatan ini bermaksud untuk memberikan solusi produk pangan dan minuman kesehatan berbasis bahan lokal yang mudah didapat, harga terjangkau, tahan lama, serta memiliki potensi yang terus menerus berkembang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup yang sehat.

Fermentasi dipilih karena mampu meningkatkan kandungan antioksidan juga ketersediaan hayati (bioavailability) senyawa bermanfaat yang terdapat pada bunga telang. Selain itu, proses ini dapat menghasilkan asam organik dan mikroorganisme baik yang berpotensi menunjang kesehatan pencernaan, memperpanjang masa simpan produk secara alami, juga mampu menciptakan cita rasa segar dengan perpaduan rasa asam dan manis yang lebih diminati dibanding seduhan bunga telang biasanya.

Baca Juga  Lomba Tingkat Nasional, Tim Robotik MAN 1 Padang Raih Juara 3

Melalui inovasi ini, mahasiswa KKN turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dengan memperkenalkan alternative minuman herbal yang menyehatkan, SDG 8 (Pekerjaan Layak Dan Pertumbuhan Ekonomi) dengan mendorong lahirnya peluang usaha berbasis potensi local, SDG 9 (Industri, Inovasi dan Infrastruktur) melalui penerapan inovasi teknologi fermentasi sederhana, serta SDG 12 (konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab).  

Dalam kegiatan sosialisasi, mahasiswa KKN Universitas Negeri Padang (UNP) mempraktikkan langkah-langkah dalam membuat minuman fermentasi bunga telang. Proses diawali dengan menyeduh bunga telang segar atau kering menggunakan air mendidih sehingga menghasilkan warna biru pekat, kemudian ditambahkan gula pasir sebagai nutrisi bagi mikroorganisme fermentasi. Sesudah larutan didinginkan, kultur starter seperti scoby untuk kombucha atau bakteri asam laktat dicampurkan. Setelahnya, larutan di fermentasi di dalam wadah kaca steril yang ditutup kain berpori dan disimpan pada suhu ruangan, dan terhindar dari sinar matahari langsung. Proses fermentasi berlangsung sekitar 1-2 minggu sehingga menghasilkan minuman yang siap dikonsumsi.

Tidak hanya mengajarkan tentang teknik produksi, mahasiswa KKN Universitas Negeri Padang (UNP) juga memberikan dampingan tentang sanitasi selama proses produksi, teknik pengemasan, serta peluang untuk pemasaran produk sehingga masyarakat-masyarakat tidak hanya mengetahui langkah pembuatannya, tetapi juga mengembangkan peluang usaha olahan bunga telang secara mandiri. Program ini mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah nagari dan masyarakat yang aktif dalam mengikuti edukasi.

Baca Juga  Hadiri Reuni Alumni SMAN 1 Bukittinggi, Gubernur Tegaskan Bimbingan Alumni Diperlukan

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat memperoleh pemahaman baru bahwa bunga telang memiliki potensi yang jauh lebih besar daripada sekadar tanaman herbal. Hasil pekarangan yang sebelumnya kurang dimanfaatkan kini dapat diolah menjadi produk bernilai tambah yang mendukung pertumbuhan UMKM sekaligus menyediakan alternative minuman sehat berbahan alami. Inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi local dengan tetap memanfaatkan potensi alam yang tersedia di ingkungan sekitar. 

“Pengelolaan fermentasi bunga telang melalui fermentasi adalah pengalaman baru yang bisa dipraktikkan dengan mudah di rumah. Selain memberi manfaat kesehatan, produk yang dihasilkan dinilai mampu menghasilkan peluang untuk di promosikan sebagai minuman herbal modern yang diminati banyak kalangan”, ujar Kaur Umum pemerintah nagari, Hayatun Nufus beberapa hari lalu. 

Melalui edukasi fermentasi bunga telang, mahasiswa KKN Universitas Negeri Padang membuktikan potensi lokal bisa diubah menjadi produk yang bernilai ekonomi dan bermanfaat bagi kesehatan masyarakat. Tentunya dalam rangka memastikan keberlanjutan program ini, mahasiswa KKN Universitas Negeri Padang (UNP) memberikan modul agar nantinya dapat dibaca dan diterapkan kembali oleh masyarakat Nagari Tanjung Pauh.  

Semangat kerja sama antara mahasiswa KKN, masyarakat, dan pemerintah nagari ini sejalan dengan filosofi “Basamo Mangko Manjadi”  yang menjadi bukti nyata bahwa awal sederhana dari pekarangan bisa menghadirkan perubahan nyata menjadi masyarakat yang sehat, sejahtera, dan produktif. (rel).