PENDIDIKAN

81 Tahun PMI, Semangat Kemanusiaan Diteruskan 360 Pelajar Pasaman Barat

×

81 Tahun PMI, Semangat Kemanusiaan Diteruskan 360 Pelajar Pasaman Barat

Sebarkan artikel ini

PASBAR, HARIANHALUAN ID — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pasaman Barat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) PMI ke-81 sekaligus menggelar Latihan Gabungan (Latgab) Palang Merah Remaja (PMR) Wira dan Madya ke-XII se-Kabupaten Pasaman Barat. Kegiatan tersebut dipusatkan di halaman Kantor PMI Kabupaten Pasaman Barat, Kamis (24/9/2026).

Kegiatan yang mengusung semangat kemanusiaan dan regenerasi relawan tersebut diikuti ratusan anggota PMR dari berbagai sekolah di Kabupaten Pasaman Barat. Hadir dalam kegiatan itu anggota DPRD Kabupaten Pasaman Barat, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), pengurus dan relawan PMI, para pembina PMR, pihak sekolah, serta sejumlah stakeholder terkait.

Ketua PMI Kabupaten Pasaman Barat yang juga Wakil Bupati Pasaman Barat, M. Ihpan, dalam sambutannya mengatakan peringatan HUT PMI ke-81 harus menjadi momentum untuk memastikan proses regenerasi relawan PMI berjalan secara baik dan berkelanjutan.

“Melalui peringatan HUT PMI ke-81 ini, tentunya harapan kita adalah bagaimana nantinya regenerasi relawan PMI Pasaman Barat dapat berjalan dengan baik, berkelanjutan, dan melahirkan kader-kader kemanusiaan yang berjiwa sosial tinggi serta siap siaga,” ujar M. Ihpan.

Salah satu agenda utama dalam rangkaian peringatan HUT PMI tersebut adalah Latihan Gabungan PMR se-Kabupaten Pasaman Barat. Kegiatan itu diikuti pelajar dari tingkat Wira dan Madya.

“Melalui latihan gabungan ini, kita menyiapkan fisik, mental, dan keterampilan adik-adik PMR sebagai benteng regenerasi relawan PMI di masa depan,” kata M. Ihpan.

Ia menilai, pembinaan PMR sejak usia sekolah sangat penting karena para pelajar merupakan generasi yang nantinya akan meneruskan misi kemanusiaan di tengah masyarakat.

Baca Juga  Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pontren Kauman Padang Panjang Seluruh Guru dan Karyawan

Selain Latgab PMR, PMI Pasaman Barat juga menyerahkan bantuan sebanyak 100 batang bibit kelapa kepada Kelompok Taruna Tabu SIBAT (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat) Rantau Panjang, Nagari Sasak.

Bantuan bibit tersebut merupakan bagian dari aksi nyata PMI dalam mendorong kesiapsiagaan dan mitigasi bencana berbasis lingkungan, khususnya di wilayah pesisir Pasaman Barat yang memiliki kerentanan terhadap berbagai potensi bencana.

“Penyerahan bibit kelapa ini merupakan aksi nyata kesiapsiagaan dan mitigasi bencana berbasis lingkungan di wilayah pesisir,” jelasnya.

Menurutnya, upaya pengurangan risiko bencana tidak hanya dilakukan ketika bencana terjadi, tetapi juga perlu dilakukan melalui berbagai langkah pencegahan dan penguatan kapasitas masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, PMI Pasaman Barat juga menyerahkan piagam penghargaan kepada pendonor darah aktif yang telah melakukan donor sebanyak 50 kali. Penghargaan tersebut diberikan kepada dua orang pendonor aktif sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi dan kepedulian mereka dalam membantu sesama.

M. Ihpan menyebut donor darah merupakan bentuk nyata kepedulian sosial yang manfaatnya sangat besar bagi masyarakat. Setiap darah yang didonorkan dapat membantu pasien yang membutuhkan transfusi dalam berbagai kondisi medis.

“Ini adalah bukti nyata kebersamaan dan konsistensi dalam menyelamatkan nyawa sesama yang patut kita apresiasi dan contoh bersama,” katanya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pembina, pihak sekolah dan para relawan yang selama ini terus memberikan waktu, tenaga dan pikiran untuk menjalankan misi kemanusiaan PMI di Kabupaten Pasaman Barat.

Baca Juga  Warga Nagari Muara Tais Sembelih Hewan Kurban dari Anggota DPR RI Nevi Zuarina

Setelah menyampaikan sambutan, M. Ihpan secara resmi membuka rangkaian kegiatan HUT PMI ke-81 dan Latihan Gabungan PMR Wira dan Madya ke-XII se-Kabupaten Pasaman Barat.

Dewan Kehormatan PMI Kabupaten Pasaman Barat, Risnawanto, dalam sambutannya mengatakan usia PMI yang telah mencapai 81 tahun menjadi bukti panjangnya perjalanan organisasi kemanusiaan tersebut dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, selama lebih dari delapan dekade, PMI telah hadir dalam berbagai situasi dan kondisi untuk memberikan bantuan dan pelayanan kepada masyarakat.

“PMI Pasbar akan meningkatkan layanan kepada masyarakat Pasbar. PMI sudah 81 tahun, baik secara nasional maupun di Pasbar, tentunya sudah banyak memberikan layanan kepada masyarakat,” ujar Risnawanto.

Risnawanto juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh relawan PMI yang selama ini telah menjalankan tugas kemanusiaan dalam berbagai kondisi.

Ketua Panitia kegiatan, Anggi dalam laporannya menyampaikan bahwa Latihan Gabungan PMR Wira dan Madya ke-XII se-Kabupaten Pasaman Barat diikuti oleh pelajar dari berbagai sekolah.

Secara keseluruhan, kegiatan tersebut melibatkan 18 sekolah yang terdiri dari 14 sekolah tingkat Wira atau SLTA dan sekolah tingkat Madya atau SLTP, dengan jumlah peserta mencapai 360 anggota PMR.

“Jumlah peserta sebanyak 360 anggota PMR,” ujar Anggi dalam laporannya.

Kehadiran ratusan pelajar dalam kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk keterlibatan generasi muda dalam kegiatan kemanusiaan di Pasaman Barat. Mereka diharapkan dapat menjadi bagian dari mata rantai regenerasi relawan PMI di masa mendatang. (*)