TANAH DATAR, HARIANHALUAN.ID — Sebanyak 51 lulusan pondok pesantren se-Kabupaten Tanah Datar secara resmi dilepas untuk melanjutkan pendidikan ke sejumlah perguruan tinggi di Timur Tengah. Mereka akan menimba ilmu di Mesir, Maroko dan Tunisia.
Pelepasan tersebut dilakukan Bupati Tanah Datar yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Abdurrahman Hadi, di Gazebo Indojolito Batusangkar, Kamis (24/9).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Tanah Datar Ny. Lise Eka Putra, Kepala Kantor Kementerian Agama Tanah Datar Hendri Pani Dias, kepala KUA, pimpinan pondok pesantren, kepala madrasah serta orang tua dan wali santri.
Dalam arahannya, Bupati Tanah Datar yang disampaikan Sekda Abdurrahman Hadi memberikan apresiasi dan rasa bangga atas keberhasilan para santri yang mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan ke Timur Tengah.
Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, katanya, memberikan perhatian terhadap pengembangan pendidikan agama dan keagamaan, termasuk pembinaan tahfiz dan berbagai program pendidikan keagamaan lainnya.
“Pemerintah Kabupaten Tanah Datar sangat fokus terhadap pengembangan pendidikan agama dan keagamaan. Kita berharap para santri calon mahasiswa selalu diberikan kesehatan dan mampu menyelesaikan pendidikan dengan baik,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kementerian Agama dan Baznas Tanah Datar yang turut memberikan dukungan terhadap pendidikan para santri.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Tanah Datar Hendri Pani Dias menyampaikan apresiasi kepada para lulusan pondok pesantren yang berhasil lolos untuk melanjutkan studi ke Timur Tengah.
“Kami merasa bangga kepada anak-anak kami, lulusan pondok pesantren Kabupaten Tanah Datar yang akan menimba ilmu di Timur Tengah,” ujarnya.
Ia berpesan agar para calon mahasiswa bersungguh-sungguh mengikuti proses perkuliahan dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperdalam ilmu pengetahuan.
“Kami berharap dapat mengikuti perkuliahan dengan sebaik-baiknya, sehingga ketika kembali ke Indonesia, ilmu yang diperoleh dapat dikembangkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di Tanah Datar,” katanya.
Adapun 51 calon mahasiswa tersebut terdiri dari 47 orang yang akan melanjutkan pendidikan ke Universitas Al-Azhar Mesir, tiga orang ke Universitas Al-Qarawiyyin Maroko, dan satu orang ke Universitas Zaitunah Tunisia.
Dukungan terhadap para calon mahasiswa juga datang dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tanah Datar.
Ketua II Baznas Tanah Datar Beni Apero menyampaikan bahwa Baznas memberikan bantuan sebesar Rp7 juta per orang bagi calon mahasiswa yang akan melanjutkan pendidikan ke Timur Tengah.
Beni juga mengajak para ASN di Kabupaten Tanah Datar untuk terus menunaikan dan menyalurkan zakat melalui Baznas Tanah Datar.
“Kepada calon mahasiswa yang akan menimba ilmu di Timur Tengah, kami berpesan agar fokus belajar. Semoga ilmu yang diperoleh nantinya dapat diimplementasikan dan memberikan manfaat bagi bangsa dan negara,” ujarnya.
Pelepasan 51 santri tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia Tanah Datar, khususnya generasi yang memiliki bekal pendidikan agama dan keilmuan untuk kemudian berkontribusi di tengah masyarakat.(Rhy)












