SUMBARPASAMAN BARAT

Lapas Kelas III Talu Gendeng BNNK Pasaman Barat Laksanakan Tes Urine terhadap WBP dan Pegawai

×

Lapas Kelas III Talu Gendeng BNNK Pasaman Barat Laksanakan Tes Urine terhadap WBP dan Pegawai

Sebarkan artikel ini
BNNK
Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Kelas III Talu saat dikumpulkan di ruang terbuka sebelum pelaksanaan tes urine dan razia kamar oleh petugas gabungan dari BNNK, Polri, TNI dan Tim Kesehatan pada Jumat (8/5/2026) kemarin. (Foto: Maulana Rhivai Henim/harianhaluan.id)

PASAMAN BARAT, harianhaluan.id – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pasaman Barat melaksanakan razia dan tes urine terhadap warga binaan pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Talu, Jumat (8/5/2026) kemarin.

Kegiatan razia serentak terhadap blok hunian itu juga dilakukan oleh pihak Kepolisian dari Polsek Talamau, Koramil Talu, BNNK dan pihak Lapas sendiri serta tim dokter dari Puskesmas Talamau.

Kepala BNNK Pasaman Barat, Rangga Noverio melalui Ketua Tim Pemberdayaan Masyarakat BNNK, Maulana Rhivai Henim mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan atas dasar undangan dari Kepala Lapas Kelas III Talu.

“Kegiatannya dalam undangan itu Pembacaan Ikrar dan Penguatan Pengawasan Pemasyarakatan Bersih dari Handpone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan di Lapas Kelas III Talu, tentu kita sesuai bidang yaitu soal Narkoba,” katanya di Simpang Empat, Sabtu (9/5/2026).

Baca Juga  Ribuan Warga Padati Sport Center Koto Padang, Tiga Agenda Besar Pemkab Dharmasraya di Akhir Pekan Sukses

Selain melakukan tes urine, pihaknya juga melaksanakan sosialisasi bahaya narkoba kepada seluruh warga binaan.

“Dalam tes urine yang dilaksanakan, alhamdulillah seluruh warga binaan dan petugas Lapas negatif dari penyalahgunaan narkoba,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Lapas Kelas III Talu, Yongki kepada harianhaluan.id mengatakan bahwa kegiatan dimulai dengan apel gabungan yang terdiri dari unsur Kepolisian, TNI, BNNK, dan Tim kesehatan.

“Setelah apel gabungan, kegiatan dilanjutkan dengan razia ke blok sel warga binaan dengan menyisiri setiap celah ruangan guna mencari kemungkinan adanya barang-barang terlarang yang dibawa oleh para warga binaan, namun alhasil tidak ada ditemukan,”ujarnya.

Kemudian, kegiatan tes urine dilakukan terhadap 10 orang pegawai Lapas dan 30 orang warga binaan.

Baca Juga  HUT RI, FIFGROUP Cabang Solok Gelar Berbagai Lomba di Nagari Koto Baru

“Dari hasil tes urine pun tidak ada ditemukan baik itu pegawai ataupun warga binaan yang positif narkoba. Hal ini memang menjadi perhatian kita semua dan selalu kita sampaikan di setiap kegiatan agar jangan sesekali mendekati barang haram tersebut,” tegasnya.

Diberikan Penyuluhan

Terakhir, para warga binaan menurut Yongki juga diberikan penyuluhan seputar bahaya narkoba.

“Tujuannya adalah untuk memperkuat mental dan pengetahuan para warga binaan, agar kedepan tidak memiliki rasa ingin coba-coba terhadap narkoba, karena itu akan merugikan diri mereka sendiri,” pungkasnya.

Kegiatan diakhiri dengan temu ramah bersama dan kedepan kegiatan ini akan menjadi rutinitas guna mencegah penyalahgunaan narkoba khususnya di dalam lembaga pemasyarakatan. (h/rom)

Table of Contents