HALUAN MADRASAH

MTs di Pesisir Selatan Bertekad Sukseskan TKA

×

MTs di Pesisir Selatan Bertekad Sukseskan TKA

Sebarkan artikel ini

HARIANHALUAN. ID. Semua pihak terkait terutama siswa dan guru diminta untuk bisa menyukseskan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun Pelajaran 2026/2027 tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel). 

Ketua Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah (KKMTs) Pessel Syofya Riantito, SPd, MSi Senin (6/4/26) menyampaikan Kepala MTs se- Kabupaten Pessel telah melaksanakan rapat koordinasi (rakor) di MTsN 12 Pessel 2 April 26. Salah satu agendanya membicarakan pelaksanaan TKA tersebut. 

Dikatakannya rakor bertujuan memastikan bahwa TKA sebagai bentuk uji kompetensi nasional dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan menghasilkan capaian maksimal bagi peserta didik di Pessel

Baca Juga  Rakor KKMA Sumbar, Kakanwil Kemenag Sumbar : Madrasah Harus Punya Keunggulan

Salah satu poin utama dalam persiapan ini adalah kesamaan visi dan tujuan seluruh pihak yang terlibat, baik panitia, pengawas, maupun teknisi/proktor. Ditekankan bahwa murid harus memiliki kesadaran tinggi akan pentingnya TKA sebagai tolok ukur kemampuan akademik mereka secara nasional.

Dalam pelaksanaannya, setiap ruang ujian akan diawasi oleh satu orang pengawas per hari (1 lokal 1 pengawas). Pengawasan dilakukan secara silang sesuai dengan daftar yang telah ditetapkan Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Pessel. Hal ini bertujuan untuk menjaga objektivitas dan integritas pelaksanaan ujian.

Baca Juga  MAN 3 Padang Sukses Submit Laporan Kinerja SIPKA Triwulan II Tahun 2026

Dalam rakor tersebut juga ditekankan bahwa Kedisiplinan menjadi hal yang sangat penting dilaksanakan, baik bagi panitia, pengawas, maupun teknisi/proktor di masing-masing madrasah penyelenggara.

Secara keseluruhan, jumlah pengawas TKA tingkat Pessel mencapai 73 orang, Pelaksanaan TKA akan dibagi dalam dua gelombang, yaitu gelombang pertama dimulai 6 April 2026, dan gelombang kedua 8 April 2026 dan seterusnya. Setiap madrasah diharapkan memastikan bahwa guru yang ditunjuk sebagai pengawas mengetahui jadwal dan lokasi tugas mereka. (humas).