PASBAR, HARIANHALUAN.ID — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Pasaman Barat menggelar Pertemuan Bulanan di Aula Kantor DPPKBP3A, Rabu (19/8/2026).
Pertemuan dibuka langsung oleh Penasihat DWP Pasbar Sifrowati Yulianto, didampingi Penasihat DWP Pasbar Gusmalini, Ketua DWP Erisa Doddy San Ismail, serta seluruh Ketua dan anggota DWP Unit OPD dan Kecamatan se-Kabupaten Pasaman Barat.
Kegiatan ini juga diisi pembekalan public speaking dan keprotokoleran oleh narasumber Ezza Maysticha. Materi tersebut bertujuan agar pengurus DWP, khususnya tingkat kecamatan dan unit OPD, memahami tata cara pelaksanaan acara resmi dengan benar.
Dalam sambutannya, Sifrowati Yulianto sebagai Penasehat DWP Pasbar menegaskan peran istri ASN sangat menentukan dalam mendukung kinerja, integritas, dan pelayanan publik suami.
“Dukungan moral, keharmonisan rumah tangga, dan keaktifan anggota DWP dalam organisasi menjadi fondasi utama keberhasilan para pejabat dan pegawai di lingkungan Pemkab Pasaman Barat,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh istri ASN membangun komunikasi yang baik di rumah, menjadi pengingat bagi suami agar fokus bekerja, dan turut menyukseskan visi pembangunan Kabupaten Pasaman Barat.
“Kesuksesan seorang suami ada di tangan istri. Mari kita jaga kerukunan rumah tangga agar suami dapat bertugas dengan tenang, fokus, dan berdedikasi,” katanya.
Terkait materi hari ini, Sifrowati berpesan agar ilmu public speaking yang diberikan dapat dipraktikkan di masing-masing unit. “Perhatikan baik-baik, lalu praktikkan di tempat tugas masing-masing agar ilmu ini bermanfaat,” pesannya.
Selain penguatan peran DWP, Sifrowati juga menyoroti tantangan pengasuhan anak di era digital. Ia mengimbau para ibu untuk aktif mengawasi penggunaan media sosial anak.
“Anak-anak kita butuh perhatian ekstra di rumah. Jangan ragu memantau perkembangan dan pergaulan mereka agar tidak terjerumus pada hoaks, kejahatan siber, atau kasus kekerasan dan asusila yang akhir-akhir ini banyak terjadi di Pasaman Barat,” tegasnya.
Menurutnya, keluarga harus menjadi benteng pertama dalam membentuk karakter anak yang cerdas, beretika, dan bertanggung jawab.
Senada, Ketua DWP Kabupaten Pasaman Barat Erisa Doddy San Ismail menekankan pentingnya kesiapan anggota dalam mendukung tugas organisasi.
“Sebagai istri ASN, kita harus siap tampil kapan pun. Mulai dari menjadi MC, panitia, hingga memahami public speaking dan aturan keprotokoleran. Tidak ada kata tidak untuk mendukung agenda organisasi,” ujarnya.
Terkait kedisiplinan, Erisa menegur tingkat kehadiran anggota yang belum optimal. Dari target 90 peserta, baru sekitar 60 orang yang hadir. Pertemuan rutin DWP sendiri hanya digelar sekali dalam dua bulan.
“Kami akan bersurat kepada Penasihat DWP Kabupaten, Bapak Sekda, untuk memanggil kepala unit atau suaminya bagi anggota yang tidak hadir tanpa keterangan,” tegasnya.
Erisa juga mendorong seluruh unit OPD dan kecamatan agar tertib dalam pelaporan kegiatan melalui aplikasi E-Reporting DWP dari tingkat kecamatan ke kabupaten.
Sekretaris DPPKBP3A Dewi Indriani Djusair menambahkan, materi public speaking ini akan sangat bermanfaat bagi anggota DWP untuk diterapkan di instansi maupun di tengah masyarakat.
Mengakhiri pertemuan, Erisa menyampaikan agenda bulan depan berupa kegiatan senam bersama dan pemeriksaan kesehatan gratis bekerja sama dengan Puskesmas, yang dijadwalkan pada minggu kedua.
“Semoga seluruh anggota DWP terus menjadi teladan di lingkungan kerja dan masyarakat, serta menjaga kekompakan demi kemajuan Kabupaten Pasaman Barat,” tutup Erisa.(h/ows)












