OPINI

Pentingnya Silaturrahmi dan Komunikasi dalam Membangun Kerjasama

×

Pentingnya Silaturrahmi dan Komunikasi dalam Membangun Kerjasama

Sebarkan artikel ini

Oleh : Alfauzan, SAg, MM

Silaturahmi dan komunikasi yang baik adalah cara terhebat dalam membangun relasi yang baik, elegan dan saling menguntungkan, yang dampak positifnya sangat luar biasa untuk meraih kesuksesan dalam kelangsungan Kita dalam kehidupan pada zaman modern saat ini.

Bahkan dengan seringnya membudayakan silaturrahmi dan membiasakan komunikasi yang baik, akan membuat kesehatan jiwa raga seseorang terus terjaga dengan baik. Pastikan aktivitas silaturrahmi dan komunikasi bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan lebih dari itu, sebagai bentuk menjaga kebutuhan psikologis dan biologis manusia sebagai makhluk sosial.

Untuk itu teruslah membangun spirit silaturahmi dan komunikasi yang baik dan berkualitas, agar mampu memberikan dampak positif secara nyata sekaligus dapat menjaga ketahanan mental dan psikis Kita secara terus menerus, sehingga akan menyehatkan jiwa raga kita.

Silaturrahmi dan komunikasi sebetulnya bukan hanya saja bisa dilakukan secara face to face di zaman yang serba modern saat ini banyak pola dan cara dalam membangun silaturrahmi bisa terjaga dan terawat dengan berkualitas diantaranya dengan menggunakan IT secara darring melalui androit kita masing-masing.

Sungguh banyak sesungguhnya manfaat dan keutamaan dari sikap seseorang yang selalu menjaga silaturahmi dan komunikasi yang intens bagi kesehatan mental dan raganya secara keseluruhan. Beberapa manfaat silaturrahmi dan komunikasi bagi Kesehatan Jiwa (Mental) dan raga kita diantaranya adalah :

● Mengurangi stres dan kecemasan berlebihan, yang pada akhirnya dapat menggangu dan bahkan membuat sesorang mudah terserang penyakit.

● Dapat saling berbagi cerita dan keluh kesah saat berdiskusi, sehingga dapat melepaskan beban pikiran yang terkadang menjadi beban secara psikis, sehingga membuat daya tahan tubuh menurun

Baca Juga  Mas Bahlil Ganteng, Viral

● Membangun hubungan baik sebagai makhluk sosial dengan orang-orang terdekat dan sefrekuensi, sehingga akan memicu tubuh lebih tahan terhadap berbagai macam penyakit.

● Silaturrahmi dan Komunikasi yang intens dan berkualitas mampu menurunkan hormon kortisol (hormon stres) yang dapat menyerang siapapun ketika memiliki beban mental dan fikiran yang berat.

● Dapat mencegah kesepian dan depresi berlebihan, sehingga akhirnya mampu membuat seseorang merasa dihargai dan memiliki lingkungan yang mendukung (sense of belonging), yang menjadi benteng utama dalam melawan depresi yang kapan saja bisa muncul.

● Menjaga Ketajaman otak, karena dalam sebuah pertemuan dalam bingkai silaturrahmi, dipastikan akan terjadi saling bertukar pandangan dan persfektif, sehingga merangsang otak untuk tetap aktif berpikir, menganalisis, dan mengingat. Hal ini tentu dapat membantu menurunkan risiko pikun atau demensia di usia tua.

Mungkin masih banyak lagi manfaat dari menjaga silaturrahmi dan komunikasi itu,  baik bagi Kesehatan mental juga kesehatan raga (fisik), karena dengan silaturrahmi yang baik dapat meningkatkan hormon kebahagiaan terutama saat Kita tertawa bersama, dimana tubuh Kita saling melepaskan hormon oksitosin, dopamin dan endorfin. 

Hormon-hormon tersebut di atas dapat berfungsi sebagai penenang alami dan peningkat suasana hati, memperkuat sistem imun tubuh, menjaga hubungan sosial yang kuat dan membahagiakan, hal ini telah terbukti secara ilmiah dapat meningkatkan daya tahan tubuh, terhadap berbagai infeksi dan penyakit yang kapanpun dapat menyerang kita.

Baca Juga  Pendidikan Politik di Indonesia - Tantangan Demokrasi Era Digital

Masih banyak manfaat dari silaturrahmi dan komunikasi ini sesungguhnya, karena silaturrahmi dan komunikasi yang berkualitas akan mampu menurunkan resiko penyakit jantung, karena di saat silaturrahmi berlangsung pasti akan menghadirkan rasa  senang dan bahagia, sehingga dapat membantu menjaga tekanan darah tetap stabil, sehingga berdampak positif pada kesehatan jantung kita.

Silaturahmi dan Komunikasi yang baik akan selalu menghadirkan kesehatan, baik mental maupun fisik Kita, tentu harus tetap dijaga esensi dan kualitasnya, serta hindari topik yang memicu perdebatan kusir, gosip (ghibah), atau saling menjatuhkan dstnya.

Agar silaturrahmi lebih berkualitas dan berdampak baik, usahakan menjaga komunikasi yang saling memberi ruang, ada saatnya menjadi pendengar yang baik, juga ada kesempatan memberikan persfektif terkait dengan topik yang didiskusikan, sehingga esensi dari silaturrahmi itu benar-benar menjadi obat bagi kesehatan kita secara keseluruhan.

Pastikan dalam silaturrahmi terjadi diskusi yang sehat, menjaga komunikasi dua arah yang baik, tanpa menjatuhkan apalagi merendahkan. Silaturrahmi itu sejatinya bukan tempat untuk mendominasi pembicaraan, namun jadikanlah wadah untuk saling menghargai perbedaan pendapat dan pandangan.

Ketahuilah bahwa setiap individu pasti memiliki sudut pandang berbeda, maka sikapilah dengan bijak akan mendewasakan pikiran kita, karena saling menjaga hubungan baik dengan sesama adalah investasi terbaik tidak hanya untuk kehidupan sosial, tetapi juga untuk kualitas hidup dan kesehatan kita sendiri untuk masa mendatang.

Semoga bermanfaat bagi kita semua, terimakasih wassalam. (*)