EkBis

Peran Agen Bank Nagari Link di Bumi Sikerei: Meski Listrik Redup, Nadi Ekonomi Tetap Berdenyut

×

Peran Agen Bank Nagari Link di Bumi Sikerei: Meski Listrik Redup, Nadi Ekonomi Tetap Berdenyut

Sebarkan artikel ini
Nora Sugita (41), Agen Bank Nagari Link di Desa Tuapejat Mentawai sibuk melayani transaksi.

Oleh: AFRIANITA

MENTAWAI,HALUAN—Matahari mulai meninggi di ufuk timur. Cahayanya yang hangat menerangi seluruh wilayah di Dusun Tuapejat. Langit dihiasi warna biru cerah, sungguh pemandangan yang indah.

Sejak pagi di Bumi Sikerei yang berjarak ratusan kilometer dari Padang, ibukota Provinsi Sumatra Barat itu, Nora Sugita (41), Agen Bank Nagari Link sudah sibuk melayani transaksi.

Seorang wanita paruh baya masuk ke dalam kedainya dengan tergesa. Ia menyatakan maksudnya untuk menarik sejumlah uang tunai dan menyerahkan kartu ATM Bank Nagari kepada Nora.

“Tadi saya sudah ke Mesin ATM, tapi karena listrik mati jadi tidak bisa transaksi. Jadinya saya ke sini saja untuk tarik tunai. Untung ada Agen Bank Nagari Link,” ujar wanita bernama Susmiarti itu kepada Nora Sugita.

Nora tersenyum dan menganggukan kepalanya. Dengan sigap ia pun melayani melalui mesin EDC.Setelah pelanggan memasukkan pin, keluar struk transaksi, dan Nora pun menyerahkan sejumlah uang tunai.

“Meski listrik mati, tetapi Agen Bank Nagari Link tetap bisa melayani karena menggunakan perangkat transaksi yang tidak bergantung langsung dengan listrik PLN,” ujar Nora, Minggu (12/4).

Nora mengatakan dalam kondisi listrik yang kerap mati seperti saat ini, maka banyak pemilik ATM Bank Nagari yang datang untuk tarik tunai di Agen Bank Nagari Link miliknya.

“Agen menjadi pilihan masyarakat untuk mengambil uang tunai atau melakukan transaksi lainnya saat kondisi listrik sering mati seperti kondisi saat ini,” tambahnya lagi.

Dikatakannya lagi dalam kondisi normal pun masyarakat lebih memilih bertransaksi di Agen Bank Nagari link ketimbang di kantor cabang bank.

Selain karena tidak perlu antre juga waktunya layanannya yang lebih lama karena ada yang buka hingga malam.

Jeda tak berapa lama, Nora kedatangan pelanggan lagi, kali ini Jibran (55), pria paruh baya yang ingin melakukan transfer uang untuk keperluan anaknya yang sedang kuliah di Padang.

Disusul kemudian transaksi dari pelanggan lainnya untuk pembayaran paket/barang di marketplace yang harus segera dibayar jika tidak ingin pembeliannya dibatalkan.

Tepatnya di Dusun Tuapejat KM 0 Desa Tuapejat Kecamatan Sipora Kabupaten Kepulauan Mentawai, Nora sudah tiga tahun bergabung sebagai Agen Bank Nagari Link.

Kehadirannya sebagai agen Bank Nagari Link telah membantu banyak masyarakat di dusun tersebut untuk tetap bisa mengakses layanan perbankan meski pun lokasinya terpencil dan jauh dari perkotaan.

Terlebih dalam situasi sering pemadaman listrik terjadi, masyarakat sekitar tetap dapat melakukan berbagai transaksi penting keuangan melalui Agen Bank Nagari Link sehingga denyut nadi ekonomi tak serta merta ikut berhenti.

Ia mengatakan awal bergabung sebagai Agen Bank Nagari Link karena sering melakukan aktivitas transfer untuk pembelian barang dagangannya terutama pakaian jadi dari Padang.

Ketimbang hanya untuk kebutuhan transaksi sendiri, maka ia pun bergabung sebagai agen dengan harapan dapat ikut membantu transaksi keuangan masyarakat setempat selain bisa menghasilkan tambahan pendapatan sambil tetap membuka usaha pakaian dan barang lainnya.

Setiap harinya, ibu empat anak itu melayani puluhan transaksi. Kebanyakan transaksi adalah untuk kebutuhan transfer dan tarik tunai, juga segala macam pembayaran.

Setiap harinya ia menyediakan uang untuk kebutuhan transaksi sebesar Rp50 juta dan juga persediaan uang tunai sebanyak Rp10 juta hingga Rp50 juta.

Baca Juga  Sumbar Loloskan 5 Desa Wisata ke Top 75 ADWI 2023 serta Sabet Dua Rekor MURI

“Waktu itu pernah ada orang resort yang mau tarik tunai Rp100 juta, tetapi karena uang tunai kita tidak cukup jadi terpaksa transaksinya dibatalkan,” ceritanya.

Untuk setiap transaksi seperti transfer dan penarikan tunai ia membebankan biaya layanan Rp5 ribu kepada pengguna Bank Nagari untuk setiap nilai transaksi hingga Rp1 juta dan Rp10 ribu untuk bank lain.

Nora Sugita mengatakan selama ini nyaris tidak ada kendala berarti dalam menjalankan usaha sebagai Agen Bank Nagari Link.

Pihak Bank Nagari juga senantiasa memberikan edukasi atau pembekalan agar proses transaksi oleh agen selalu berjalan lancar.

30 Agen Bank Nagari Link di Mentawai
dengan 24.900 Transaksi

Agen Bank Nagari Link merupakan perpanjangan tangan Bank Nagari untuk membantu meningkatkan akses keuangan masyarakat terutama yang berada jauh dari kantor bank.

Bank Nagari bermitra dengan pelaku usaha individu maupun badan hukum dalam menyediakan layanan Laku Pandai dengan sarana transaksi berupa penyediaan electronic data capture (EDC) maupun aplikasi.

Pelayanan yang diberikan Agen Bank Nagari Link selayaknya di kantor cabang perbankan mulai dari pembukaan rekening tabungan (Basic Saving Account/BSA).

Kemudian setor tunai, tarik tunai, transfer, Pembayaran tagihan (Listrik, PDAM dan lainnya), Top up E-Wallet (Gopay, Dana, dan lainnya) hingga pembayaran uang kuliah.

Pemimpin Bank Nagari Cabang Mentawai, David ketika dikonfirmasi Haluan, Jumat (17/4) mengatakan Agen Bank Nagari Link sudah hadir di Bumi Sikerei sejak tahun 2020.

“Hingga saat ini tercatat sudah sebanyak 30 agen Bank Nagari Link yang bergabung dengan 24.900 jumlah transaksi oleh agen posisi hingga akhir tahun 2025,” ujar David.

David mengatakan dengan bergabung menjadi Agen Bank Nagari Link ada sejumlah keuntungan yang didapat diantaranya menerima pendapatan dari setiap transaksi yang dilakukan.

Kemudian adanya reward dan penghargaan untuk agen terbaik, proses transaksi berjalan cepat dan tepat dan mendapat dukungan yang penuh dari Bank Nagari jika ke depannya memerlukan tambahan modal kerja.

“Kemudian akses layanan Agen Bank Nagari Link lengkap dan bisa memfasilitasi berbagai transaksi layaknya kantor cabang atau ATM,” ujar David lagi lebih jauh.

Dikatakannya untuk bergabung menjadi agen syaratnya cukup mudah, yakni mempunyai Surat Keterangan Usaha dari desa setempat. Kemudian menyerahkan fotokopi KTP ang dicek dengan KTP Asli serta rekening tabungan di Bank Nagari.

Bank Nagari ditambahkannya senantiasa memberikan edukasi kepada agen utamanya agar agen memahami jenis layanan yang boleh dilayani serta menjaga Kode etik dan kepatuhan terhadap Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

“Kode etik dan kepatuhan, seperti menjaga kerahasiaan data, kerahasiaan pin nasabah, struk bukti trasaksi dan lain sebagainya juga edukasi perihal resiko dan keamanan,” tambahnya lagi.

Pihak Bank Nagari juga selalu mengingatkan agar agen memaksimalkan target transaksi dan menekankan fungsi peran sosial agen yakni membantu masyarakat yang belum terjangkau fasilitas perbankan.

Ia mengatakan hingga akhir tahun 2026, jumlah Agen Bank Nagari Link ditargetkan dapat bertambah menjadi 36, dengan melakukan sejumlah upaya untuk mencapainya.

Baca Juga  IOH Group Berkolaborasi dengan NVIDIA Ciptakan Infrastruktur AI Berdaulat

“Diantaranya langsung ke lapangan untuk melihat peluang atau potensi yang ada juga membuat iven dengan mengundang UMKM yang ada di setiap desa setempat,” jelasnya.

Diakuinya, dalam memperluas kepersertaan menjadi agen, masih ada sejumlah kendala atau tantangan yang dihadapi.

Diantaranya belum tersedianya jaringan pada daerah tersebut dan minimnya pengetahuan masyarakat tentang penggunaan sistem pembayaran secara digital.

Kemudian banyaknya scam atau penipuan, yang membuat masyarakat lebih memilih menggunakan transaksi secara tunai.

Untuk mengatasi tantangan tersebut, Bank Nagari dikatakannya senantiasa memberikan pemahaman baik kepada agen maupun masyarakat agar lebih teredukasi.

Ditambahkannya Bank Nagari memiliki 4 kantor di Mentawai diantaranya Cabang Mentawai yang beralamat di Desa Tua Pejat KM 0 Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Kemudian Bank Nagari Cabang Pembantu Siberut di Muara Siberut Kec Siberut Selatan, Cabang Pembantu Sikakap di Desa Sikakap Kecamatan Sikakap dan Cabang Pembantu Sikabaluan di Jl. Raya Pokai Sikabaluan Desa Muara Sikabaluan.

Di Sumbar Sudah 3.571 Agen Bank Nagari Link

Bank Nagari telah mendapatkan izin OJK terkait Penyelenggaraan Laku Pandai yang kemudian diluncurkan pada 14 Maret 2020 dengan nama “Lapau Nagari”.

Bank Nagari kemudian melakukan re-branding (perubahan) logo dan nama Laku Pandainya menjadi “Agen Bank Nagari Link pada 24 Februari 2025 lalu.

Dengan re-branding logo, nama dan warna yang baru, diharapkan “Agen Bank Nagari Link” lebih dikenal dan semakin dipercaya oleh masyarakat.

Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra mengatakan hingga akhir 2025 tercatat 3.571 agen yang tersebar di seluruh wilayah kerja Bank Nagari di Sumatera Barat.

“Jumlah agen tersebut naik 8,11 persen dari tahun sebelumnya yang hanya 3.303 agen dengan nominal transaksi lebih dari Rp538,199 miliar,” ujarnya saat Jumpa Pers Kinerja Bank Nagari 2025 di Kantor Pusat Bank Nagari Jl. Pemuda No.21 Padang, Senin (2/2) lalu.

Dikatakannya Bank Nagari juga memberikan apresiasi kepada agen -agen dengan memberikan reward guna peningkatan transaksi pada Agen Laku Pandai Bank Nagari.

“Sejak tahun 2023 Bank Nagari telah memberikan reward atau hadiah berupa tour ke luar negeri kepada Agen Laku Pandai Bank Nagari terbaik,” ujarnya.

Selama ini masyarakat terlebih di daerah terpencil kesulitan mengakses layanan perbankan karena berbagai kendala seperti jarak yang jauh, infrastruktur yang kurang mendukung, biaya tinggi serta minimnya literasi (pemahaman) keuangan.

Program Laku Pandai (Layanan Perbankan Tanpa Kantor Dalam Rangka Keuangan Inklusif) telah mempermudah masyarakat yang selama ini belum tersentuh layanan perbankan termasuk halnya yang berada di wilayah terpencil.

Bank Nagari ikut berpartisipasi aktif dalam membantu meningkatkan akses keuangan masyarakat adalah dengan mengoptimalkan kehadiran Laku Pandai Agen Bank Nagari Link bahkan hingga ke pulau Terluar Mentawai.

Hal ini nyata menunjukkan komitmen keberpihakan dan kepedulian Bank Nagari terhadap kebutuhan masyarakat dengan kehadirannya hingga ke wilayah yang bahkan aksesnya sungguh tidaklah mudah.

Bank Nagari yang pada 12 Maret 2026 genap berusia 64 tahun, telah semakin bertumbuh dengan kehadiran layanannya yang tidak hanya di ada di perkotaan tetapi juga menjangkau hingga ke pelosok yang sangat jauh. (*)