PADANG

Perkuat Revitalisasi Kota Tua dan Batang Arau, Pemko Padang Gandeng Hildesheim dan UNDP dalam Simposium Internasional

×

Perkuat Revitalisasi Kota Tua dan Batang Arau, Pemko Padang Gandeng Hildesheim dan UNDP dalam Simposium Internasional

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

PADANG, HARUANHALUAN.ID – Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyelenggarakan kegiatan Padang Old Town Ecosystem International Symposium. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Bung Hatta Convention Hall, Kampus Proklamator I, Kamis (6/8).

Simposium internasional ini kolaborasi dengan Pemko Padang, Pemerintah Kota Hildesheim (Jerman), HAWK Hildesheim, United Nations Development Programme (UNDP) Indonesia, serta berbagai mitra nasional dan internasional.

Mengusung tema “Road to Gastronomy City: Warisan, Sungai, Pasar, dan Lingkungan untuk Pariwisata Berkelanjutan”, simposium ini menjadi wadah pertukaran gagasan, pengalaman, dan praktik terbaik dalam pengelolaan kawasan kota tua sebagai pusat pelestarian warisan budaya sekaligus penggerak pembangunan ekonomi kreatif dan pariwisata berkelanjutan.

Wali Kota Padang, Fadly Amran menyampaikan, bahwa hubungan Sister City antara Padang dan Hildesheim telah terjalin selama 38 tahun, sejak 1988. Menurutnya, kemitraan internasional dapat terus berkembang melalui semangat saling menghormati, saling belajar, dan memiliki visi bersama untuk masa depan.

Baca Juga  Delapan Orang Pelanggar Perda di Padang Jalani Sidang Tipiring

“Terdapat dua program prioritas yang menjadi fokus kerja sama dalam lima tahun ke depan. Pertama, revitalisasi dan restorasi ekologis Sungai Batang Arau melalui peningkatan kualitas air, rehabilitasi kawasan bantaran sungai, serta pemulihan fungsi ekologisnya sebagai ruang hidup yang sehat dan produktif,” katanya.

Fadly menyampaikan, selama hampir empat dekade, kedua kota terus memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, kebudayaan, lingkungan, hingga pengembangan perkotaan. Universitas Bung Hatta turut mengambil peran strategis sebagai perguruan tinggi yang menjembatani kolaborasi akademik dan pembangunan daerah melalui forum ilmiah bertaraf internasional.

Simposium menghadirkan Sara Ferrer Olivella, M.A., UNDP Resident Representative in Indonesia, sebagai Keynote Speaker yang membawakan materi “Global Partnerships for Sustainable Waste Management.” Selain itu, forum ini juga menghadirkan sejumlah narasumber nasional dan internasional, yaitu Dr. Joni Wongso, M.T. (Universitas Bung Hatta) dengan topik Old Town Conservation, Michell Rohmann (ZAH Hildesheim, Jerman) mengenai Batang Arau River Revitalization, Dr. Didi Aryadi, M.Si. (Pemerintah Kota Padang) tentang Waste Management, Ms. Supinya Srithongkul (Deputy Mayor of Koh Samui, Thailand) mengenai Sustainable Tourism, serta Payap Somjainuk (Deputy Mayor of Chanthaburi, Thailand) yang membahas Cultural, Food and Jewelry.

Baca Juga  Amankan Tradisi Balimau Jelang Ramadhan, Polresta Padang Terjunkan Ratusan Personel

Melalui kegiatan ini, Universitas Bung Hatta juga mendukung langkah strategis Pemerintah Kota Padang dalam mewujudkan Padang sebagai UNESCO Creative City of Gastronomy.

Kota Tua Padang dinilai memiliki posisi penting sebagai pusat sejarah perdagangan, budaya, pasar tradisional, dan kekayaan kuliner yang menjadi fondasi pengembangan gastronomi berbasis warisan budaya. Oleh karena itu, penguatan ekosistem Kota Tua menjadi salah satu elemen penting dalam meningkatkan daya saing Kota Padang di tingkat internasional. (*)