Oleh: Junaidi (PNS Disdikbud Kota Padang)
HARIANHALUAN.ID – Subuh mubarokah merupakan salah satu aktivasi dari program Smart Surau yang merupakan satu dari sembilan program unggulan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang periode 2025-2030, Fadly Amran dan Maigus Nasir.
Melalui program ini murid kelas 4, 5, 6 SD dan kelas 7, 8 dan 9 SMP yang beragama Islam diwajibkan untuk salat Subuh berjamaah di masjid atau musala dekat tempat tinggal. Untuk memastikan kehadiran murid, diberlakukan absen digital yang bisa dipantau melalui aplikasi Padang Mobile.
Program Subuh Mubarokah tentu bukan sekedar memastikan anak hadir di masjid atau musala. Lebih dari itu, program ini merupakan salah satu upaya untuk membangun kebiasaan baik yang diharapkan berbuah menjadi karakter. Karena itu, program ini juga sejalan dengan salah satu dari tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat, yaitu bangun pagi.
Untuk dapat bangun pagi secara konsisten, anak tentu perlu belajar mengatur waktu istirahat dan membiasakan diri tidur lebih awal. Dengan demikian, kebiasaan yang dibangun sesungguhnya tidak berdiri sendiri. Bangun pagi membutuhkan tidur yang cukup, tidur yang cukup membutuhkan pengaturan waktu dan pengaturan waktu membutuhkan disiplin.
Di sinilah Subuh Mubarokah sesungguhnya menjadi sangat menarik. Sebab, satu kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari dapat membentuk karakter besar dalam diri seorang anak. Anak yang belajar bangun pagi pada dasarnya sedang belajar tentang disiplin.
Anak yang meninggalkan tempat tidurnya untuk menuju masjid atau musala sedang belajar mengalahkan rasa malas. Anak yang bertemu orang tua, tetangga, guru dan teman, serta berdiri dalam satu saf bersama dalam salat sesungguhnya sedang belajar bermasyarakat.
Karena itu pula, program Subuh Mubarokah merupakan program pembentukan karakter yang sekaligus sejalan dengan upaya pencapaian tujuan pendidikan nasional.
Dalam perspektif Islam, salat Subuh berjamaah di masjid atau musala sudah sangat terang benderang memiliki banyak keutamaan. Di antaranya salat Subuh disaksikan langsung oleh dua rombongan malaikat, yaitu rombongan malaikat malam dan malaikat siang (QS. Al Isra; 78).
Nabi Muhammad SAW dalam beberapa hadistnya juga menjelaskan bahwa salat Subuh berjamaah bagaikan salat malam satu malam penuh. Orang yang shlalat Subuh berada dalam jaminan perlindungan Allah SWT. Orang yang salat Subuh akan terhindar dari sikap munafik, sebab salat paling berat bagi orang munafik adalah salat Isya dan salat Subuh. Mengerjakan salat Subuh akan menjadi salah satu penyebab masuk surga.
Secara ilmiah, salat Subuh berjamaah di masjid atau musala juga sangat bermanfaat untuk kesehatan jasmani dan rohani, apalagi bila sempat mandi sebelum salat Subuh. Salat Subuh juga meningkatkan kedisiplinan, produktivitas kerja, pembuka kesuksesan dan lain sebagainya.
Ilmu Pengetahuan modern juga sudah membuktikan pentingnya keteraturan tidur dan bangun dalam menjaga kesehatan tubuh. Sebuah hasil penelitian juga menunjukkan bahwa semakin tidak teratur pola tidur seseorang, semakin buruk performa kognitifnya.
Agaknya karena mengingat begitu pentingnya salat Subuh berjamaah di masjid atau musala Nabi Muhammad SAW sampai bersabda; “Seandainya manusia mengetahui keutamaan yang terdapat dalam salat Isya dan Subuh, niscaya mereka akan mendatanginya walaupun dengan merangkak.”












