PADANG, harianhaluan.id — Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi mengumumkan struktur kepengurusan masa khidmah 2026-2031 pada Rabu (30/9/2026) malam. Dalam susunan tersebut, Prof. Ganefri, Ph.D., Rektor Universitas Negeri Padang (UNP) periode 2016-2024 sekaligus Ketua PWNU Sumatera Barat, diamanahkan sebagai Wakil Ketua Umum PBNU.
Pengumuman struktur kepengurusan tersebut berlangsung di tengah rangkaian kegiatan yang digelar sejak Rabu sore. Kegiatan diawali dengan istighosah di Masjid An-Nahdlah, kemudian dilanjutkan dengan salat Magrib berjemaah.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan santunan bagi anak yatim piatu serta doa bersama. Setelah seluruh rangkaian kegiatan, PBNU mengumumkan susunan kepengurusan yang akan menjalankan roda organisasi untuk masa khidmah lima tahun ke depan.
Kiai Haji Abdul Hakim Mahfudz atau yang lebih dikenal dengan Gus Kikin resmi menjabat sebagai Ketua Umum PBNU. Sementara itu, KH. Miftachul Akhyar dipercaya kembali sebagai Rais Aam PBNU.
Keduanya ditetapkan melalui keputusan mufakat sembilan kiai anggota Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) dalam Muktamar ke-35 NU yang berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada 31 Agustus 2026.
Dalam kepengurusan terbaru tersebut, jumlah pengurus juga mengalami penambahan dibandingkan struktur hasil Muktamar sebelumnya di Lampung.
“Secara keseluruhan hasil muktamar di Lampung sebelumnya ada 189 orang dan yang sekarang total semua 210 orang, mengalami kenaikan sebesar 21 orang,” ujar Gus Kikin.
Menurutnya, penambahan jumlah pengurus tersebut dimaksudkan untuk mewujudkan pemerataan dalam jajaran kepengurusan PBNU. Komposisi tersebut diharapkan dapat mencakup berbagai generasi dan unsur dalam organisasi.
“Ini dimaksudkan kita ingin ada pemerataan dari semua jajaran dari generasi-generasi yang awal sampai akhir dari seluruh jajaran di Nahdlatul Ulama sehingga semuanya seimbang,” katanya.
Prof Ganefri Diangkat Jadi Wakil Ketua Umum PBNU Periode 2026-2031
Sementara itu, Rais Aam PBNU KH. Miftachul Akhyar mengajak masyarakat untuk memberikan kritik, saran, maupun apresiasi terhadap pelaksanaan tugas kepengurusan PBNU selama masa khidmah 2026-2031.
“Mohon kritik, saran dan apresiasinya agar kita dapat melaksanakan tugas. Tapi manakala ada kebaikan jangan sungkan kita diberikan apresiasi untuk penyemangat, vitamin strongnya untuk terus kita melaksanakan tugas,” ujar Miftachul Akhyar.
Pada susunan kepengurusan baru tersebut, jabatan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU periode 2026-2031 dijabat oleh H. Gudfan Arif, S.IP. Pada periode sebelumnya, Gudfan Arif menjabat sebagai Bendahara Umum PBNU.
Sementara itu, posisi Khatib Aam PBNU dipercayakan kepada Prof. Dr. Ir. KH. Mohammad Nuh, DEA. Susunan tersebut menjadi bagian dari kepengurusan PBNU yang akan menjalankan berbagai agenda organisasi hingga 2031.
Amanah yang diberikan kepada Prof. Ganefri sebagai Wakil Ketua Umum PBNU mendapat apresiasi dari kalangan alumni Universitas Negeri Padang. Ketua Umum DPP Iluni UNP, Drs. H. Nadirman, MM., menyampaikan ucapan selamat atas kepercayaan tersebut.
“Selamat dan sukses Prof. Ganefri yang diamanahkan menjadi Wakil Ketua Umum PBNU. Ini adalah kebanggaan besar almamater dan seluruh alumni UNP. Semoga amanah dan sukses untuk NU, umat, dan bangsa,” kata Nadirman.
Ucapan selamat juga disampaikan Ketua Umum DPP Iluni FT UNP, Weliyanto Hidayat. Ia mendoakan agar Prof. Ganefri dapat menjalankan amanah baru tersebut dengan baik.
“Alhamdulillah dan selamat untuk Prof Ganefri atas amanah menjadi Waketum PB NU. Kita doakan semoga beliau selalu sehat dan dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,” kata Weliyanto Hidayat melalui WAG DPP Iluni UNP.
Weliyanto berharap keberadaan Prof. Ganefri dalam jajaran pimpinan PBNU dapat memberikan kemaslahatan yang lebih luas bagi masyarakat. Ia juga berharap amanah tersebut turut membawa manfaat bagi alumni UNP yang berada di berbagai daerah.
“Semoga di posisi beliau kelak membawa kemaslahatan bagi semua rakyat Indonesia khususnya bagi Alumni UNP di mana saja berada. Aamiin,” ujarnya.
Dengan ditetapkannya struktur kepengurusan masa khidmah 2026-2031, PBNU selanjutnya akan menjalankan program-program organisasi di bawah kepemimpinan Gus Kikin sebagai Ketua Umum dan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam. Prof. Ganefri menjadi salah satu tokoh Sumatera Barat yang dipercaya mengemban amanah di jajaran pimpinan pusat PBNU. (h/rel/isr)
Pengurus PBNU 2026-2031:
Ketua Umum :KH. Kikin A. Hakim
Wakil Ketua Umum:
Drs. H. Saifullah Yusuf
Dr. KH. Muhammad Faiz Syukron
Prof. H. Ganefri, Ph.D.
Dr. Ir. H. Muhammad Lukman Edy
KH. Abdul Ghoffar Rozin
H. Irfan Asy’ari Sudirman Wahid
Ketua:
KH. Hasib Wahab Chasbullah
KH. Ma’shum Faqih
Prof. Dr. KH. Moh. Mukri, M.Ag.
Prof. Dr. H. Nizar Ali, M.Ag.
H. Umarsyah, S.IP.
KH. Miftah Maulana Habiburrahman
H. Ahmad Rafiuddin
Dr. H. Puji Raharjo
Prof. Dr. KH. Noor Achmad
Dr. H. Imron Rosyadi Hamid, SE., M.Si.
Dr. KH. Syamsul Ma’arif, M.A.
Dr. H. Zaidi Abdad, M.Ag.
Dr. H. Eman Suryaman, SE., MM.
H. Abdullah Azwar Anas, M.Si.
Dr. dr. H. Chamim, Sp.OG.
Prof. H. Kacung Marijan, Ph.D.
Dr. H. Basnang Said, M.Ag.
KH. Lukman Harits Dimyathi
H. Iskandar Zulkarnaen, S.E., M.Si., Ph.D
Dr. KH. Khoirul Huda Basyir, Lc., S.Ag., M.S.i
H. Teguh Dartanto, Ph.D
Drs. Gufroni Sakaril, M.M.
Dr.rer.pol. H.M. Faishal Aminuddin
KH. M. Syarbani Haira, M.Si.
H. Moch Choirur Rofiq
H. A. Saifullah Naji
Sekretaris Jenderal : H. Gudfan Arif, S.IP
Wakil Sekretaris Jenderal:
H. Nur Hidayat
H. M. Silahuddin, MH.
H. S. Suleman Tanjung, M.Pd.
H. A. Syarif Munawi, ME., M.Sc.
Drs. H. Lukman Khakim, M.Si.
KH. Muhyidin Thohir, M.Pd.I.
H. Lukman Umafagur, S.Hut., M.Si.
Hari Usmayadi, M.Kom.
H. Saiful Munir, S.H., M.Kn.
H. Abdul Malik Haramain, M.Si.
Dr. KH. Muhammad Shalahuddin A. Warits
H. Faisal Saimima, S.E.
Muhammad Khoironi, S.H., M.H.
Dr. Itkonul Hakim
Dr. KH. Muhammad Nur Hayid
H. Fathurrohman Taufiq
Dr. KH. Najiburrahman Wahid, M.A.
Wahyudi Djafar, SH.
H. Ali Yusuf, M.Si.
KH. Zaimul Umam Nur Salim
H. Aminuddin Ma’ruf
Dr. Ahmad Ali Fahmi, S.H., M.H.
H. Idy Muzayyad, M.Si.
Drs. H. Abdullah Latopada, MA
Dr. Bahrul Fuad, M.A.
H. Ghozi Al-Fatih
H. Shofwan Erce
H. Abdur Rohim Hasan
H. Iwan Alamsyah, S.E.
Aditya Wardhana
H. Moh. Arwani Thomafi
Bendahara Umum : Prof. Dr. H. Ainun Na’im
Bendahara:
Kawendra Lukistian
dr. H. Dimas Wibowo
Dr. H. Faisal Ali Hasyim,SE.
Dr. H. Rahmat Hidayat
Aris Ariyanto, S.T.
TGH. Ibnu Halil, S.Ag., M.Pd.I.
Surat Keputusan PB NU tentang Pengesahan Komposisi dan Personalia Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Masa Khidmah 2026-2031 ini tertuang dalam surat nomor 2/PB.01/A.II.01.01/99/09/2026 yang ditandatangani KH. Miftachul Akhyar (Rais Aam), Prof. Dr. KH. Mohammad Nuh (Katib Aam), KH. Kikin A. Hakim (Ketua Umum), dan H. Gudfan Arif, S.IP (Sekretaris Jenderal).












