EkBisUTAMA

PT PNM Siapkan Skema Pemulihan Ekonomi Korban Bencana di Agam

×

PT PNM Siapkan Skema Pemulihan Ekonomi Korban Bencana di Agam

Sebarkan artikel ini
Komisaris Utama dan Independen PT PNM, Dradjad Hari Wibowo didampingi Pemimpin Cabang PNM Padang, Hendra Jalius saat mengunjungi korban bencana di Palembayan, Agam beberapa waktu lalu. IST

AGAM, HALUAN — PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menyiapkan langkah pemulihan ekonomi bagi masyarakat yang terdampak bencana alam di Kabupaten Agam. Upaya tersebut dilakukan melalui penjajakan kerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Pemerintah Kabupaten Agam guna merumuskan pola bantuan yang tepat bagi pelaku usaha yang terdampak.

Komisaris Utama dan Independen PT PNM, Dradjad Hari Wibowo, mengatakan pihaknya tengah mengkaji berbagai strategi agar masyarakat, khususnya pelaku usaha ultra mikro, mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dapat kembali menjalankan aktivitas ekonominya pascabencana.

“PNM sedang mencari strategi dan formula terbaik bersama BNPB dan Pemkab Agam, bagaimana kami bisa ikut berkontribusi dalam memulihkan ekonomi masyarakat pascabencana,” ujarnya, Sabtu (20/6).

Baca Juga  Punya 440 Ribu Nasabah di Seluruh Sumbar, Lewat Mekaar, PT. PNM Terus Berdayakan Kaum Ibu

Ia menjelaskan, sebagai badan usaha yang bergerak di bidang pembiayaan, PNM memiliki peran berbeda dengan pemerintah yang dapat menyalurkan bantuan langsung atau hibah. Dukungan yang diberikan PNM lebih difokuskan pada penyediaan akses permodalan bagi masyarakat yang ingin kembali membangun usahanya.

“Pembiayaan tersebut akan diarahkan kepada masyarakat yang memiliki semangat berusaha dan berpotensi mengembangkan usaha produktif setelah terdampak musibah. Kami sedang mencari model yang tepat untuk membantu pelaku usaha yang terdampak agar bisa memulai kembali usahanya,” katanya.

Dradjad menilai, pemulihan sektor usaha menjadi salah satu kunci penting dalam mempercepat kebangkitan ekonomi masyarakat pascabencana. Selain membantu memenuhi kebutuhan keluarga, usaha yang kembali berjalan diharapkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan dan membuka peluang ekonomi baru di lingkungan sekitar.

Baca Juga  7.764 Petani di Pasbar Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Terkait kekhawatiran sebagian korban terhadap kewajiban membayar cicilan pinjaman di tengah kondisi yang belum sepenuhnya pulih, ia memahami situasi tersebut.

“Wajar mereka merasa berat karena baru saja tertimpa musibah. Justru karena itu kami sedang mencari siapa yang bisa menjadi gerbong penggerak agar mereka kembali bangkit,” ujarnya.

Ia menambahkan, ketika kondisi masyarakat sudah berangsur normal, mekanisme pembiayaan dan pengembalian pinjaman akan berjalan sebagaimana mestinya.

“PNM bersama BNPB dan Pemerintah Kabupaten Agam terus mengupayakan skema yang dapat mendorong pemulihan ekonomi masyarakat secara bertahap dan berkelanjutan,”tutupnya.