Dalam presentasinya, Yenti memaparkan perjalanan panjang SDIT Mutiara Qur’an yang pada awal berdirinya harus menumpang di sejumlah masjid di Nagari Cupak sebelum akhirnya memiliki gedung belajar sendiri.
Ia juga membentangkan berbagai prestasi yang telah diraih para siswa serta sejumlah program inovatif yang dikembangkan untuk menunjang pembelajaran, pendidikan akhlak dan pembentukan karakter peserta didik.
“Alhamdulillah, saat ini anak-anak sudah dapat menikmati proses belajar di gedung milik sendiri. Kami juga sedang menyelesaikan pembangunan masjid sekolah dan gedung serbaguna yang dibangun secara bertahap,” tuturnya.
Yenti menyampaikan apresiasi atas kunjungan tim asesor yang sejatinya telah lama dinantikan. Menurutnya, penilaian tersebut akan memberikan dampak positif sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi sekolah, untuk terus meningkatkan mutu pendidikan di masa mendatang. (*)






