KAB. SOLOK

Seminggu Pascagalodo, Dinas Pariwisata Kabupaten Solok tidak Tahu Soal Asetnya

Tim Redaksi
Editor
Penulis
×

Seminggu Pascagalodo, Dinas Pariwisata Kabupaten Solok tidak Tahu Soal Asetnya

Sebarkan artikel ini

Barang itu disebut sudah dimasukkan ke dalam karung sebelum akhirnya dikembalikan setelah diketahui. Namun, sekali lagi, informasi tersebut belum cukup untuk menyimpulkan telah terjadi pencurian.

Masyarakat juga berhak bertanya, ketika aset pemerintah terdampak bencana, siapa yang menjaga. Siapa yang mencatat. Berapa jumlah aset yang rusak, hilang, atau masih bisa diselamatkan.

Seorang warga Anton (45) mengatakan,
galodo memang datang membawa lumpur dan material dari hulu. Tetapi jangan sampai setelah bencana berlalu, pemerintah daerah justru menghadapi galodo baru.

Baca Juga  Banjir Terparah di Kota Solok, 3.012 Jiwa Terdampak, Evakuasi Terus Berlangsung

“Aset negara yang satu per satu menjadi tanda tanya. Kalau benar hilang tersapu galodo ya tidak masalah, tapi kalau hilang dicuri nah ini yang tanda tanya. Apalagi kalau dinasnya tidak tahu berapa asetnya. Ada rumah tapi tidak tahu kalau punya motor, kasur, kursi dan lainnya, kan aneh. Dan bencana tidak menjadi alasan hilangnya jejak administrasi,” ucapnya. (*)