KAB. LIMAPULUH KOTA

Suarakan Kondisi Pendidikan, Mahasiswa PPNP Kepung Kantor Bupati Limapuluh Kota

×

Suarakan Kondisi Pendidikan, Mahasiswa PPNP Kepung Kantor Bupati Limapuluh Kota

Sebarkan artikel ini

LIMAPULUH KOTA, HARIANHALUAN.ID — Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) NKM Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (PPNP) menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kantor Bupati Lima Puluh Kota, kawasan Bukik Limau, Kecamatan Harau, Kamis (7/5/2026).

Aksi yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB itu digelar bertepatan dengan momentum Hari Pendidikan Nasional. Massa mahasiswa melakukan long march dari kampus PPNP di kawasan Tanjung Pati menuju pusat pemerintahan Kabupaten Lima Puluh Kota sambil membawa spanduk dan menyuarakan tuntutan terkait kondisi pendidikan di daerah.

Kedatangan mahasiswa menambah deretan aksi penyampaian aspirasi di daerah itu, setelah sebelumnya para petani gambir juga menggelar aksi menuntut perhatian pemerintah terhadap harga dan kualitas gambir.

Baca Juga  Atasi Persoalan Sampah, Pemkab Limapuluh Kota Jajaki Kerja Sama dengan Perusahaan Manggot

Dalam surat pemberitahuan aksi tertanggal 4 Mei 2026, Presiden Mahasiswa BEM NKM PPNP, Arif Al Hakim bersama koordinator lapangan Saprizal Azhar menyebut aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan di Kabupaten Lima Puluh Kota.

“Terkait Hari Pendidikan, maka kami BEM NKM PPNP akan melakukan aksi di Kantor Bupati Lima Puluh Kota,” tulis surat tersebut.

Secara bergantian para mahasiswa menyampaikan orasi dan sejumlah tuntutan kepada pemerintah daerah. Mereka mendesak pemerintah segera melakukan pendataan akses jalan menuju sekolah-sekolah, memperbaiki jalan tidak layak dalam jangka waktu enam bulan setelah tuntutan ditandatangani, hingga mengevaluasi langsung ketersediaan infrastruktur pendidikan di daerah pelosok.

Baca Juga  Pendampingan Catin, Cara BKKBN Sumbar Tekan Angka Stunting

Mahasiswa juga menyoroti masih minimnya fasilitas penunjang pendidikan seperti jaringan listrik, akses internet, kursi dan meja belajar di sejumlah sekolah terpencil.

Wakil Bupati Lima Puluh Kota, Ahlul Badrito Resha, yang menerima langsung massa aksi menyampaikan apresiasi atas kepedulian mahasiswa terhadap dunia pendidikan.

Bahkan, di hadapan mahasiswa, ia menegaskan siap menerima kritik apabila pemerintahan saat ini tidak mampu membawa perubahan bagi sektor pendidikan.

“Silakan gulingkan pemerintahan ini kalau memang tidak ada perubahan di dunia pendidikan Kabupaten Lima Puluh Kota ke depannya,” ujarnya disambut sorak massa aksi.