LIMA PULUH KOTA, HARIANHALUAN.ID — Selama bertahun-tahun, warga Jorong Buluah Kasok dan Jorong Aia Putiah, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, harus berjibaku dengan keterbatasan akses jalan. Untuk menuju jalan utama, mereka harus melewati jalur yang sulit dilalui, terutama saat musim hujan. Kondisi itu perlahan akan berubah.
Harapan baru hadir melalui Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 yang dilaksanakan Kodim 0306/50 Kota. Mulai pertengahan Juli 2026, ratusan personel TNI bersama pemerintah daerah dan berbagai instansi akan bergotong royong membuka akses jalan yang selama ini dinantikan masyarakat.
Komandan Kodim 0306/50 Kota, Letkol Inf. Adi Nofriadi Nata, mengatakan sebanyak 150 personel akan diterjunkan dalam pelaksanaan TMMD ke-129. Program tersebut menjadi langkah nyata untuk membuka keterisolasian wilayah sekaligus memperlancar mobilitas warga.
“Jorong Buluah Kasok dan Jorong Aia Putiah akan segera memiliki akses jalan yang menghubungkan keduanya. Langsung tembus ke jalan besar Sumbar-Riau,” ujar Adi Nofriadi saat ditemui media, Rabu (8/7/2026) malam.
Ia menjelaskan, sasaran utama TMMD kali ini adalah pembangunan jalan sepanjang 2.700 meter yang menghubungkan kedua jorong. Selain itu, akan dilakukan penurunan elevasi jalan sepanjang 400 meter, pemasangan lima titik gorong-gorong, serta pembangunan tujuh unit Rumah Layak Huni (RLH) bagi masyarakat yang membutuhkan.
Bagi warga, hadirnya jalan tersebut bukan sekadar membelah perbukitan. Jalan itu diharapkan menjadi penghubung harapan—mempermudah anak-anak berangkat ke sekolah, mempercepat akses menuju layanan kesehatan, hingga memperlancar hasil pertanian menuju pasar.
Program TMMD ke-129 akan berlangsung mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Selama hampir satu bulan, semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat diharapkan mampu menghadirkan perubahan nyata bagi Buluah Kasok.
“Kami berharap pengabdian ini dapat memberikan yang terbaik bagi warga Buluah Kasok,” tutur Adi. (*)












