AGAM

UPERTIS Perkuat Peran Kader Dampingi Keluarga Pasien Pasca Stroke

×

UPERTIS Perkuat Peran Kader Dampingi Keluarga Pasien Pasca Stroke

Sebarkan artikel ini

AGAM, HARIANHALUAN.ID — Universitas Perintis Indonesia (UPERTIS) terus mendorong penguatan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat. Salah satunya melalui pemberdayaan kader kesehatan dalam membantu keluarga merawat pasien pasca stroke secara mandiri di rumah.

Upaya tersebut dilakukan Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Studi S1 Keperawatan UPERTIS yang terdiri dari Dr. Yaslina, M.Kep., Ns.Sp.Kep.Kom dan Ns. Lisa Mustika Sari, M.Kep. Kegiatan bertajuk Pemberdayaan Kader dalam Membantu Pencegahan dan Peningkatan Kemandirian Keluarga Pasien Pasca Stroke itu digelar di Jorong Sungai Landai, Nagari Cingkariang, Kecamatan Sungai Pua, Minggu (2/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti lima kader kesehatan. Mereka dibekali pengetahuan dan keterampilan agar mampu menjadi pendamping bagi keluarga yang memiliki anggota keluarga pasca stroke.

Baca Juga  Persiapan Rang Agam Pulang Basamo Terus Dimatangkan

Dalam pelatihan itu, peserta mendapatkan materi mengenai peran kader dalam pencegahan stroke dan pendampingan keluarga, deteksi dini stroke, perawatan pasien pasca stroke, peran keluarga, serta berbagai latihan sederhana yang dapat dilakukan pasien di rumah.

Materi tidak hanya disampaikan melalui metode ceramah, tetapi juga diperkuat dengan demonstrasi. Kader diberikan kesempatan mempraktikkan kembali teknik penanganan awal stroke dan cara mendampingi keluarga dalam melakukan perawatan pasien pasca stroke.

Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kader setelah mengikuti pelatihan. Para kader juga dinilai mampu mempraktikkan kembali penanganan awal stroke serta teknik pendampingan keluarga yang telah diberikan.

Baca Juga  PDI Perjuangan Salurkan Lampu Tenaga Surya dan Sembako bagi Warga Malalak

Antusiasme peserta selama kegiatan menunjukkan masih tingginya kebutuhan peningkatan kapasitas kader dalam mendukung pelayanan kesehatan di tengah masyarakat, khususnya bagi keluarga yang merawat pasien pasca stroke.

Tim PkM UPERTIS berharap pemberdayaan tersebut tidak berhenti pada kegiatan pelatihan. Kader diharapkan dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh untuk mendampingi keluarga secara berkelanjutan.

Dengan keterlibatan kader, keluarga pasien diharapkan semakin mampu melakukan perawatan secara tepat dan mandiri di rumah. Langkah tersebut sekaligus diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas hidup pasien pasca stroke.

UPERTIS menilai penguatan kapasitas kader menjadi bagian penting dalam membangun kemandirian keluarga sekaligus memperkuat peran masyarakat dalam mendukung pelayanan kesehatan. (*)