PERISTIWA

Diduga Korsleting Listrik, Ruang Belajar TK Aisyiyah Kudo-Kudo Inderapura Hangus Terbakar

×

Diduga Korsleting Listrik, Ruang Belajar TK Aisyiyah Kudo-Kudo Inderapura Hangus Terbakar

Sebarkan artikel ini

PESISIR SELATAN, HARIANHALUAN.ID – Suasana belajar yang biasanya dipenuhi keceriaan anak-anak di TK Aisyiyah Kudo-Kudo Inderapura, Kecamatan Pancung Soal, Kabupaten Pesisir Selatan, berubah menjadi kepanikan setelah salah satu ruang belajar di sekolah tersebut dilalap api, Rabu (3/6/2026).

Kebakaran yang diduga dipicu oleh korsleting atau arus pendek listrik itu menghanguskan satu ruangan belajar dan menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp350 juta.

Beruntung, kesigapan petugas pemadam kebakaran bersama unsur TNI, Polri, PLN, dan masyarakat setempat berhasil mencegah api menjalar ke bangunan sekolah lainnya maupun rumah-rumah warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, laporan kebakaran diterima Pos Pemadam Kebakaran Tapan sekitar pukul 12.50 WIB dari Kepala TK Aisyiyah Pancung Soal. Mendapatkan informasi tersebut, Regu Piket B Pos Damkar Tapan langsung bergerak menuju lokasi kejadian.

Baca Juga  Bejat! Apak Rutiang Perkosa Anak Kandung Berkali-kali di Toilet Masjid

Dengan mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran berkapasitas 4.000 liter, petugas menempuh perjalanan sekitar 25 menit sebelum tiba di lokasi.

Setibanya di lokasi, kobaran api telah membakar salah satu ruang belajar. Petugas kemudian langsung melakukan upaya pemadaman, pendinginan, dan overhaul sesuai standar operasional prosedur (SOP) guna memastikan api benar-benar padam dan tidak memunculkan titik api baru.

Proses penanganan berlangsung sejak pukul 13.15 WIB hingga 14.30 WIB. Berkat kerja cepat seluruh unsur yang terlibat, api berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet ke bangunan lain di lingkungan sekolah maupun ke permukiman warga.

Baca Juga  Ruko Terbakar di Belakang Plaza Andalas Padang, Satu Orang Tewas

Plt Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pesisir Selatan, Dongki Agung Pribumi, mengapresiasi respons cepat personel Pos Damkar Tapan yang bergerak segera setelah menerima laporan masyarakat.

“Begitu laporan masuk, petugas langsung menuju lokasi dan melakukan penanganan sesuai prosedur. Alhamdulillah api berhasil dikendalikan sehingga dampak kebakaran tidak meluas ke bangunan sekolah lainnya maupun rumah warga yang berada di sekitar lokasi,” ujar Agung.

Ia menjelaskan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Namun demikian, pihak terkait masih akan melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.