PERISTIWAUTAMA

Kebakaran Subuh di Pasar Ampalu, Lima Rumah Warga Hangus Dilalap Api

×

Kebakaran Subuh di Pasar Ampalu, Lima Rumah Warga Hangus Dilalap Api

Sebarkan artikel ini

PADANG PARIAMAN, HARIANHALUAN.ID – Kepanikan menyelimuti warga Korong Ampalu, Nagari Lareh Nan Panjang, Kecamatan VII Koto, Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (2/6/2026) dinihari. Saat sebagian besar masyarakat masih terlelap, kobaran api tiba-tiba muncul dan dengan cepat melahap deretan kios, serta rumah warga di kawasan Pasar Ampalu.

Peristiwa kebakaran yang terjadi sekitar pukul 04.00 WIB itu menghanguskan sedikitnya lima unit rumah warga. Material bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu membuat api dengan cepat menjalar ke bangunan di sekitarnya.

Wali Nagari Lareh Nan Panjang, Muskinta, yang turun langsung ke lokasi kejadian mengatakan kobaran api membesar hanya dalam hitungan menit, sehingga warga kesulitan melakukan upaya pemadaman secara mandiri.

Baca Juga  Aktivitas Tambang Emas Ilegal, Polres Solok Selatan Amankan 3 Tersangka dan 1 Unit Ekskavator

“Kejadiannya sangat cepat. Tiba-tiba api sudah terlihat dari bagian atap salah satu bangunan, lalu merembet ke rumah di sampingnya. Warga panik dan berusaha menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dievakuasi sambil menunggu petugas pemadam kebakaran tiba,” ujarnya.

Mendapat laporan dari masyarakat, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Padang Pariaman bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kota Pariaman segera mengerahkan empat unit armada ke lokasi kejadian.

Petugas berjibaku memadamkan api agar tidak meluas ke bangunan lainnya di kawasan pasar yang cukup padat. Setelah proses pemadaman berlangsung intensif, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 05.30 WIB.

Baca Juga  Pemerintahan Nagari Giri Maju Salurkan Bantuan Itik Petelur

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun, kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp350 juta.

Sementara itu, Camat VII Koto, Zulfikar, menyebutkan berdasarkan informasi awal yang diperoleh dari sejumlah saksi, api diduga berasal dari korsleting listrik pada salah satu bangunan yang terbakar.

“Menurut keterangan sementara, api pertama kali terlihat dari bagian instalasi listrik di area atap rumah. Namun untuk memastikan penyebab kebakaran, tentu masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak terkait,” katanya.

Pascakejadian, aparat bersama pemerintah nagari melakukan pendataan terhadap bangunan yang terdampak serta membantu warga membersihkan puing-puing sisa kebakaran.