BREAKING NEWSHEADLINEPERISTIWA

Remaja 14 Tahun Tenggelam di Pantai Muaro Putuih Tiku, Pencarian Dilanjutkan Besok Pagi

×

Remaja 14 Tahun Tenggelam di Pantai Muaro Putuih Tiku, Pencarian Dilanjutkan Besok Pagi

Sebarkan artikel ini

AGAM, HARIANHALUAN.ID – Seorang remaja berusia 14 tahun dilaporkan tenggelam saat berenang di kawasan Pantai Pasia Muaro Putuih, Nagari Tiku Limo Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Rabu (15/7).

Hingga pukul 18.00 WIB, korban belum berhasil ditemukan dan proses pencarian akan dilanjutkan pada Kamis (16/7) pagi.

Korban diketahui bernama Berkat Saputra Lavau,, warga Afdeling V Jorong Muaro Putuih, Nagari Tiku Limo Jorong. Korban merupakan siswa kelas II di SMP Negeri 3 Tanjung Mutiara.

Kabid KL BPBD Kabupaten Agam, Abdul Ghafur, menyampaikan kejadian bermula sekitar pukul 10.00 WIB saat korban bersama delapan rekannya berenang di pantai.

Baca Juga  Cuaca Ekstrem di Padang, Pohon Tumbang Akibatkan Seorang Warga Terluka

Empat orang di antaranya bermain di bibir pantai, sementara korban berenang lebih jauh, sekitar 50 meter dari garis pantai.

“Pukul 10.00 WIB survivor bersama delapan orang temannya melakukan aktivitas berenang di pantai. Empat orang berada di bibir pantai, sementara satu orang berenang cukup jauh sekitar 50 meter dari bibir pantai. Karena ombak besar dan adanya pusaran air, pada pukul 11.43 WIB survivor tenggelam,” terangnya.

Laporan kejadian diterima pemerintah nagari pada pukul 12.08 WIB, kemudian diteruskan kepada BPBD Kabupaten Agam untuk dilakukan penanganan.

Setelah menerima laporan, tim gabungan langsung menuju lokasi untuk melakukan asesmen, pendataan, serta pencarian terhadap korban.

Baca Juga  22 Narapidana Dilarikan ke RSAM Bukittinggi Diduga Keracunan Cairan Parfum

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya BPBD Kabupaten Agam, Basarnas, Polri, Pemerintah Kecamatan Tanjung Mutiara, Pemerintah Nagari Tiku Limo Jorong, PMI, Tagana, dan masyarakat setempat.

“Setelah dilakukan proses pencarian, survivor belum ditemukan. Berdasarkan kesepakatan tim gabungan, proses pencarian dihentikan pada pukul 18.00 WIB dan akan dilanjutkan pada hari Kamis, 16 Juli 2026 pukul 08.00 WIB,” lanjutnya.

Pihaknya mengimbau masyarakat, khususnya pengunjung pantai, agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pesisir, terutama ketika gelombang tinggi dan terdapat arus balik atau pusaran air yang dapat membahayakan keselamatan. (*)