LIMA PULUH KOTA, HARIANHALUAN.ID — Harapan masyarakat Jorong Buluh Kasok dan Jorong Aia Putiah, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, untuk memiliki akses jalan yang layak akhirnya mulai menjadi kenyataan. Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0306/50 Kota resmi dimulai dengan fokus utama membuka jalan baru sepanjang 2,7 kilometer yang akan menghubungkan dua wilayah tersebut.
Program yang akan berlangsung hingga pertengahan Agustus 2026 itu tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga membawa harapan baru bagi masyarakat yang selama ini harus melewati jalur sulit, terutama saat musim hujan.
Komandan Kodim 0306/50 Kota Letkol Inf. Adi Nofriadi Nata mengatakan, pembangunan jalan tersebut merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke pelosok nagari.
“Melalui TMMD ini kami ingin membuka akses yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat. Jalan yang baik akan mempermudah aktivitas warga, meningkatkan perekonomian, sekaligus mempercepat pelayanan dasar,” ujarnya.
Selain pembukaan jalan sepanjang 2,7 kilometer, TMMD ke-129 juga mencakup penurunan elevasi jalan sekitar 400 meter, pemasangan lima titik gorong-gorong, pembangunan rumah layak huni (RLH), pembangunan sumur bor untuk fasilitas umum, hingga pembangunan jembatan sebagai sasaran tambahan program.
Pembukaan kegiatan dihadiri Wakil Bupati Lima Puluh Kota Ahlul Badrito Resha, jajaran Forkopimda, kepala OPD, camat, wali nagari, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang menyambut dimulainya pembangunan tersebut.
Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha menegaskan, TMMD bukan sekadar membangun jalan, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong antara TNI, pemerintah, dan masyarakat.
Menurutnya, keberadaan akses jalan yang memadai akan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan di wilayah yang selama ini relatif sulit dijangkau.
Selama pelaksanaan TMMD, ratusan personel TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat akan bergotong royong menyelesaikan seluruh sasaran fisik maupun nonfisik yang telah direncanakan.
Program ini diharapkan menjadi titik awal perubahan bagi Buluh Kasok dan Aia Putiah. Jalan yang selama ini menjadi impian warga diharapkan tidak hanya mempersingkat waktu tempuh, tetapi juga membuka peluang kemajuan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan tersebut. (*)












