AGAM, HARIANHALUAN.ID – Seorang pria paruh baya ditemukan warga dalam kondisi terjatuh di dalam selokan di tepi jalan Jorong Parit Panjang, Nagari Lubuk Basung, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Kamis (16/7) sekitar pukul 18.30 WIB.
Korban berhasil dievakuasi dan hingga kini identitasnya masih belum diketahui karena tidak memiliki data kependudukan yang terekam di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Agam.
Korban pertama kali ditemukan oleh Ketua Pemuda Parit Panjang bersama warga setempat. Setelah dievakuasi dari selokan, kejadian tersebut dilaporkan kepada Kasi Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Kecamatan Lubuk Basung, pada pukul 20.15 WIB.
Menerima laporan tersebut, Kasi Trantibum Kecamatan Lubuk Basung segera berkoordinasi dengan Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Agam. Tim Dinas Sosial kemudian mendatangi lokasi menggunakan ambulans untuk mengevakuasi korban.
Setelah proses evakuasi selesai, korban dibawa ke Kantor Disdukcapil Kabupaten Agam guna dilakukan identifikasi melalui data administrasi kependudukan. Namun, hasil pemeriksaan menunjukkan identitas korban belum dapat dipastikan karena yang bersangkutan belum pernah melakukan perekaman KTP elektronik.
Kasi Trantibum Kecamatan Lubuk Basung, Fadhli A, S.IP., MM, mengatakan pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan dari masyarakat agar penanganan korban dapat dilakukan secepat mungkin.
“Begitu menerima laporan dari Ketua Pemuda Parit Panjang, kami langsung berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Agam untuk melakukan evakuasi terhadap korban. Selanjutnya kami juga mendampingi proses identifikasi di Disdukcapil,” ujar Fadhli.
Menurutnya, hasil pengecekan di Disdukcapil belum menemukan data kependudukan korban sehingga proses identifikasi masih terus dilakukan.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan di Disdukcapil, korban belum pernah melakukan perekaman KTP elektronik sehingga data kependudukannya belum ditemukan. Saat ini Dinas Sosial juga telah melakukan publikasi melalui media sosial guna mencari keluarga atau kerabat korban,” katanya.
Fadhli mengimbau masyarakat yang merasa mengenali ciri-ciri korban atau mengetahui keberadaan keluarganya agar segera menghubungi Dinas Sosial Kabupaten Agam maupun Pemerintah Kecamatan Lubuk Basung.
“Kami berharap masyarakat yang mengenali korban dapat segera memberikan informasi sehingga pihak keluarga bisa segera ditemukan dan penanganan lebih lanjut dapat dilakukan,” pungkasnya.
Hingga Kamis malam, korban masih berada dalam penanganan Dinas Sosial Kabupaten Agam, sementara upaya pencarian keluarga melalui berbagai kanal informasi terus dilakukan. (*)












