SOLOK,HARIANHALUAN.ID – Perselisihan yang dipicu hal sepele berakhir tragis di Kota Solok. Dua kakak beradik menjadi korban penganiayaan dan penusukan setelah terlibat cekcok yang bermula dari bunyi klakson mobil.
Peristiwa itu terjadi pada Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 16.40 WIB di Jalan KH Dewantoro, Kelurahan VI Suku, Kecamatan Lubuk Sikarah,Kota Solok.
Kasat Reskrim Polres Solok Kota, IPTU Daslucky Okyusran, mengatakan ada dua korban kakak beradik yakni RA (26) status bekerja dan adiknya F (18) sudah tamat sekolah. Dan mereka membuat laporan terkait dugaan tindak pidana penganiayaan.
Dijelaskannya, insiden bermula ketika RA membunyikan klakson mobilnya saat melihat seorang perempuan hendak menyeberang jalan di kawasan Simpang Sigege. Namun, bunyi klakson itu diduga disalahartikan oleh seorang pria yang berada di lokasi hingga merasa tersinggung.
Pria tersebut kemudian menegur RA yang lantas turun dari kendaraan untuk memberikan penjelasan. Bukannya mereda, percakapan keduanya justru berubah menjadi adu mulut dan berakhir dengan aksi pemukulan. RA terkena satu pukulan di bagian pipi kiri sebelum warga melerai dan pelaku meninggalkan lokasi.
Merasa menjadi korban, RA menghubungi adiknya, F. Keduanya sempat mencari pelaku, tetapi tidak berhasil menemukannya. Saat kembali ke lokasi, mereka mendapat informasi bahwa pelaku telah datang lagi bersama dua rekannya menggunakan sepeda motor.
F kemudian menghampiri kelompok tersebut. Namun, salah seorang yang diduga merupakan rekan pelaku tiba-tiba mengeluarkan senjata tajam dan menusuk dada kiri F. Dalam kondisi terluka, korban langsung berusaha menyelamatkan diri.
Melihat adiknya diserang, RA berupaya mengejar dan menghadang para pelaku. Nahas, ia juga menjadi sasaran penusukan hingga mengalami dua luka di bagian punggung. Setelah melakukan aksinya, ketiga pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.
Akibat peristiwa tersebut, RA mengalami luka lebam di pipi kiri serta dua luka tusuk di punggung, sedangkan F menderita luka tusuk di dada sebelah kiri.
Kedua korban sempat mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Tentara Solok sebelum melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Solok Kota.
Saat ini, Satreskrim Polres Solok Kota masih melakukan penyelidikan sekaligus memburu tiga orang yang diduga terlibat dalam aksi penganiayaan dan penusukan tersebut.(h/rvo)
Hanya Gara-Gara Bunyi Klakson, Dua Kakak Beradik Jadi Korban Penusukan di Kota Solok
David R2 min baca






