BREAKING NEWSPERISTIWA

Update Galodo Gunung Talang : Satu Tewas, Delapan Luka-Luka, Satu Korban Masih Dicari

×

Update Galodo Gunung Talang : Satu Tewas, Delapan Luka-Luka, Satu Korban Masih Dicari

Sebarkan artikel ini

SOLOK, HARIANHALUAN.ID — Data terbaru korban galodo yang menerjang kawasan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, terus diperbarui. Hingga Selasa (22/9/2026) sore, satu warga meninggal dunia, satu lainnya masih hilang, sementara delapan warga mengalami luka-luka.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya mengatakan korban meninggal dunia diketahui bernama Daffia Rahman (21), warga Kayuaro, Nagari Batang Barus, Kabupaten Solok.

“Untuk korban meninggal dunia satu orang. Identitasnya Daffia Rahman, 21 tahun, warga Kayuaro, Nagari Batang Barus,” ujarnya Selasa (22/9/2026).

Menurutnya, identitas korban telah dipastikan melalui data primer berupa sidik jari dan data sekunder dari pihak keluarga.

Sementara satu warga yang masih dalam pencarian diketahui bernama Agusra, 59, warga Kayuaro. Tim gabungan hingga kini masih melakukan pencarian terhadap korban yang dilaporkan hilang setelah galodo menerjang kawasan tersebut.

Di sisi lain, delapan warga tercatat mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan berbeda. Tujuh di antaranya mengalami luka ringan, sedangkan satu korban mengalami luka berat.

Baca Juga  Padang Bagoro Diharapkan Mampu Perangi TPS Liar

Korban luka berat yakni Muhamad Nurzern, 56 tahun. Ia mengalami syok hipovolemik yang telah membaik, multiple trauma pada bagian dada dan perut, serta patah tulang terbuka pada bagian tumit kaki kanan.

Nurzern direncanakan dirujuk ke Rumah Sakit M Djamil Padang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Sementara korban luka ringan di antaranya Muslihat (54), Anggiat Sirait (66), Yurnalis (45), Affan (26), dan Sukarji (49). Mereka mendapat penanganan di RSUD Arosuka dan sebagian telah diperbolehkan menjalani rawat jalan.

Selain itu, terdapat dua warga lain yang sebelumnya mendapat pertolongan pertama di bidan terdekat karena akses menuju fasilitas kesehatan sempat terbatas saat bencana terjadi.

Keduanya yakni Sinol (32), warga Jorong Kayuaro, yang mengalami luka pada kaki kanan serta memar di bahu kanan. Kemudian Ulil Amri (34), warga Kayuaro, yang mengalami luka pada telapak kaki kiri setelah membantu korban bencana lainnya.

Baca Juga  Duduak Basamo Tokoh Lintas Etnis dan Agama, Mahfud MD Janji Perjuangkan Hak Ulayat dan Adat

“Kondisi korban yang luka saat ini terus mendapatkan penanganan medis. Sebagian sudah rawat jalan, sementara korban dengan luka berat mendapatkan penanganan lebih lanjut,” kata Susmelawati.

Ia mengatakan jajaran kepolisian bersama tim gabungan masih melakukan penanganan di lokasi bencana, termasuk pencarian terhadap warga yang masih hilang serta membantu proses evakuasi dan pelayanan kepada masyarakat terdampak.

Polda Sumbar juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan mengikuti arahan petugas, terutama di kawasan yang masih berpotensi terjadi longsor maupun aliran material susulan.

Hingga Selasa sore, proses pencarian dan penanganan korban masih berlangsung. Data korban dapat berubah seiring proses pendataan dan identifikasi yang dilakukan petugas di lapangan. (*)

SIJUNJUNG

SIJUNJUNG, HARIANHALUAN.ID — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muaro Sijunjung bersinergi dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Padang menyelenggarakan program Tailor Made Training bagi para warga binaan. Pelatihan keterampilan berbasis kemandirian ini dibuka secara resmi pada Selasa (22/9) oleh Kadis Nakertrans…