KABA RANAH

Saat Arosuka Dilanda Banjir Bandang, Pemuda Payuang Balai Silungkang Bergerak Membawa Solidaritas

×

Saat Arosuka Dilanda Banjir Bandang, Pemuda Payuang Balai Silungkang Bergerak Membawa Solidaritas

Sebarkan artikel ini

SAWAHLUNTO, HARIANHALUAN.ID — Ketika air bah datang dan meninggalkan lumpur, rumah-rumah yang terendam, serta warga yang harus menyelamatkan diri, yang dibutuhkan korban bencana bukan hanya bantuan berupa barang.

Ada tenaga yang harus dikerahkan, ada lingkungan yang harus dibersihkan dan ada tangan-tangan yang perlu datang untuk membantu.

Dari Silungkang, Kota Sawahlunto, kabar tentang banjir bandang yang melanda Kecamatan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Sabtu (26/9/2026), segera menggerakkan kepedulian.

Organisasi Pemuda Payuang Balai (PPB) Kenagarian Silungkang mengambil langkah cepat. Sejumlah pemuda sukarelawan dikerahkan untuk membantu penanganan dampak bencana, terutama dalam proses evakuasi dan pembersihan kawasan yang terdampak. Bagi mereka, jarak bukan alasan untuk berdiam diri.

Baca Juga  Hidayatullah Resmi Jabat Kasi Pemerintahan

Ketua Pemuda Payuang Balai Silungkang, Ade Chandra Patra Yoga, mengatakan keputusan mengerahkan personel diambil setelah pihaknya menerima informasi mengenai kondisi di lapangan dan kebutuhan tenaga sukarelawan yang mendesak.

“Kami tidak bisa berdiam diri melihat saudara-saudara kita di Arosuka mengalami musibah. Hari ini juga kami turunkan tim untuk bergotong royong membantu evakuasi, pembersihan sisa-sisa banjir,” ujarnya.

Tim yang diberangkatkan terdiri dari pemuda yang tergabung dalam struktur kepengurusan, serta anggota PPB yang memiliki pengalaman dalam kegiatan kemanusiaan dan penanganan bencana.

Mereka datang bukan sekadar membawa nama organisasi. Tenaga dan kemampuan yang dimiliki menjadi modal utama untuk membantu masyarakat yang tengah menghadapi situasi sulit.

Di tengah kondisi pascabencana, pekerjaan kemanusiaan sering kali dimulai dari hal-hal sederhana, membantu mengevakuasi warga, membersihkan sisa material banjir, hingga memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi. Karena itu, kehadiran relawan menjadi bagian penting dalam mempercepat proses pemulihan.

Gerakan kemanusiaan PPB tidak berhenti pada pengerahan personel. Pemuda Payuang Balai juga berencana membuka posko pengumpulan donasi dan bantuan logistik di sekretariat PPB.

Sejumlah kebutuhan yang akan dihimpun antara lain, beras, pakaian layak pakai, selimut, obat-obatan, serta perlengkapan kebersihan.