PADANG, harianhaluan.id — Semangat bela negara tidak selalu harus disampaikan melalui seremoni. Di Kota Padang, nilai tersebut akan dikemas dalam kegiatan olahraga yang lebih dekat dengan masyarakat melalui Bela Negara Fun Run 2026, Minggu, 20 Desember 2026 mendatang.
Mengambil konsep lari santai sejauh 5 kilometer, kegiatan yang digagas DPD Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL) Provinsi Sumatera Barat itu dirancang bukan sebagai ajang adu cepat. Sebaliknya, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mengajak masyarakat mengenang kembali sejarah perjuangan bangsa, khususnya jejak Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Sumatera Barat.
Ketua DPD IKAL Sumatera Barat Nafryzal Carlo mengatakan, Bela Negara Fun Run diharapkan dapat menjadi momentum untuk kembali menghidupkan nilai-nilai bela negara di tengah masyarakat. Menurutnya, Sumatera Barat memiliki catatan sejarah yang kuat dalam perjalanan mempertahankan keberadaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Bela Negara Fun Run ini digelar untuk mengingatkan kembali bahwa nilai-nilai bela negara memiliki sejarah yang kuat di Sumatera Barat, khususnya melalui perjuangan Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI),” ujar Carlo saat kunjungan pengurus DPD IKAL Sumbar bersama jajaran ke kantor Redaksi Haluan di Komplek Bandara Lanud Sutan Sjahrir, Jumat (2/10).
Dikatakannya, konsep kegiatan tersebut sengaja dibuat terbuka untuk masyarakat umum. Selain kategori umum, panitia juga mempertimbangkan kategori khusus pelajar. “Kehadiran pelajar dinilai penting agar pesan sejarah dan bela negara tidak berhenti pada generasi yang mengetahui kisah perjuangan dari buku, tetapi juga dapat mengenalnya melalui kegiatan yang dekat dengan kehidupan mereka,” ungkapnya.
Ketua Pelaksana Bela Negara Fun Run 2026, Dedi Vitra Johor, mengatakan kegiatan akan dikemas secara nonkompetitif. Peserta akan menempuh jarak 5 kilometer dengan suasana yang lebih santai dan mengedepankan kebersamaan. “Kegiatan ini akan mengusung kategori lari sejauh 5 kilometer. Kategori tersebut terbuka bagi masyarakat umum, dengan kemungkinan menghadirkan kategori khusus bagi pelajar sebagai bagian dari upaya mengenalkan nilai-nilai bela negara kepada generasi muda,” katanya, didampingi Andrisol, penulis buku Silent Leader.
Dalam pelaksanaannya lanjut Dedi, Kantor Gubernur Sumatera Barat ditetapkan sebagai lokasi start sekaligus finish. Kawasan tersebut diproyeksikan menjadi pusat aktivitas peserta sejak sebelum lari dimulai hingga kegiatan berakhir. Tidak hanya peserta lari yang akan meramaikan kawasan tersebut. Panitia juga menyiapkan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) melalui tenda-tenda yang akan ditempatkan di sekitar lokasi kegiatan. Dengan demikian, masyarakat yang datang tidak hanya mengikuti kegiatan olahraga, tetapi juga dapat berinteraksi dan mengenal produk UMKM lokal.
“Konsep tersebut membuat Bela Negara Fun Run memiliki dimensi yang lebih luas. Olahraga menjadi pintu masuk, sementara sejarah, kebangsaan, interaksi sosial dan penguatan ekonomi masyarakat menjadi bagian yang menyertai kegiatan,” katanya.
Panitia ujar Dedi menargetkan sekitar 2.000 peserta ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Bela Negara Fun Run 2026 juga dijadwalkan dihadiri Ketua Umum DPP IKAL Lemhannas beserta jajaran pengurus DPP. Sejumlah hadiah dan penghargaan turut disiapkan untuk peserta. “Bagi masyarakat yang ingin ikut, panitia telah membuka pendaftaran early bird dengan biaya Rp169 ribu. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman yang disiapkan panitia,” tuturnya.
Bela Negara Fun Run 2026, Menghidupkan Kembali Semangat Bela Negara
Sementara itu, dukungan terhadap kegiatan tersebut juga datang dari Harian Haluan. Pemimpin Perusahaan Harian Haluan, Silvia Oktarice, mengatakan pihaknya menyambut baik rencana Bela Negara Fun Run 2026. Menurutnya, keterlibatan Haluan sejalan dengan posisi media tersebut sebagai media perjuangan yang memiliki perhatian terhadap edukasi sejarah kepada masyarakat.
“Harian Haluan tentu ikut memberikan dukungan agar Bela Negara Fun Run 2026 bisa terlaksana dengan baik. Sebagai media dengan motto ‘Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat’, tentu dengan kembali mengedukasi masyarakat tentang sejarah juga sejalan dengan motto kami,” ungkapnya didampingi Wakil Pemimpin Redaksi Haluan, Isra Chaniago.
Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, sebelumnya juga menyambut positif rencana pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi IKAL Lemhannas yang menggagas kegiatan olahraga dengan membawa pesan kebangsaan. Menurutnya, olahraga dapat menjadi media efektif untuk mempertemukan masyarakat sekaligus menyampaikan nilai-nilai nasionalisme secara lebih ringan.
Hal senada disampaikan perwakilan IKAL Sumbar, Drh. Erinaldi, MM. Mantan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sumbar yang juga pernah menjabat Plh. Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar itu menilai kegiatan tersebut memiliki arti khusus bagi masyarakat Ranah Minang. Terlebih, Sumbar memiliki hubungan erat dengan sejarah lahirnya Hari Bela Negara.
“Dengan terlaksananya kegiatan Bela Negara Fun Run ini, kita sebagai warga Sumatera Barat benar-benar bangga karena Sumbar menjadi tempat lahirnya Hari Bela Negara,” kata Erinaldi. (h/pat)












