PENDIDIKAN

UPGRISBA Raih Pendanaan Diaspora Berdampak 2026, Perkuat Kerja Sama Riset dengan Mitra Amerika Serikat dan Thailand

×

UPGRISBA Raih Pendanaan Diaspora Berdampak 2026, Perkuat Kerja Sama Riset dengan Mitra Amerika Serikat dan Thailand

Sebarkan artikel ini
Tim Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UPGRISBA bersama Rektor, Prof. Dr. Ansofino, M.Si. IST

PADANG, HARIANHALUAN.ID- Universitas PGRI Sumatera Barat (UPGRISBA) memperluas jejaring akademik internasional melalui keberhasilan dua tim dosen meraih pendanaan Program Diaspora Berdampak Batch II Tahun Anggaran 2026.

Program yang berlangsung hingga akhir Desember 2026 ini melibatkan mitra Diaspora dari Amerika Serikat dan Thailand untuk memperkuat penelitian, mengembangkan kapasitas dosen, serta merumuskan peluang kerja sama dengan instansi luar negeri.

Pendanaan tersebut berasal dari Direktorat Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Melalui program ini peneliti Diaspora Indonesia yang berkiprah di luar negeri dapat berkolaborasi secara langsung dengan perguruan tinggi di Indonesia.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UPGRISBA, Dr. Hafizah Delyana, M.Pd., menyampaikan bahwa keberhasilan dua tim memperoleh pendanaan membuka kesempatan untuk memperkuat mutu penelitian sekaligus membangun hubungan akademik yang berkelanjutan dengan mitra internasional.

Pelaksanaan program melibatkan Dr. Anna Cesaria, M.Pd., Dr. Hafizah Delyana, M.Pd., dan Refa Lina Tiawati R., M.Pd., Ph.D., dengan anggota Wahyudi Rahmat, M.Hum., Ph.D., dan Dr. Silvia Marni, M.Pd. Tim dari Dr. Anna Cesaria, M.Pd., menggandeng mitra diaspora dari State University of New York (Oswego), Amerika Serikat.

Sementara itu, tim dari Refa Lina Tiawati R., M.Pd., Ph.D., berkolaborasi dengan mitra diaspora dari Department of Linguistics, Faculty of Humanities, Naresuan University, Phitsanulok, Thailand.

Dr. Hafizah Delyana, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan mencakup kuliah umum, kolokium atau seminar riset, penjajakan kerja sama pemanfaatan infrastruktur penelitian, serta diskusi peta jalan riset dan pengembangan untuk tiga tahun ke depan.

Baca Juga  Siap Menuju Universitas Unggul dan Kampus Berdampak, UPGRISBA Kembali Dinakhodai Prof. Dr. Ansofino, M.Si 

“Rangkaian kegiatan ini diharapkan membantu dosen memperdalam keahlian, bertukar pengalaman penelitian, dan menyusun agenda kolaborasi sesuai bidang keilmuan,” ujarnya.

Ia menuturkan, perumusan rencana kerja sama dengan mitra atau instansi luar negeri juga menjadi arah pengembangan program. Pembahasan akan diarahkan pada kesesuaian bidang penelitian, peluang penyusunan proposal bersama, pengembangan publikasi ilmiah, dan pemanfaatan fasilitas riset.

Melalui langkah tersebut, hubungan dengan peneliti diaspora diharapkan membuka jalan bagi jalinan kerja sama antarinstitusi yang lebih luas dan berkelanjutan.

Wakil Rektor I Bidang Akademik UPGRISBA, Dr. Agusrino, M.T., dalam sambutannya menekankan bahwa program ini merupakan kesempatan untuk memperkuat hubungan antara penelitian, pembelajaran, dan pengembangan kompetensi dosen. Pertukaran pengetahuan dengan mitra diaspora diharapkan dapat memperkaya bahan ajar serta mendorong penerapan metode penelitian yang sesuai dengan perkembangan keilmuan.

Agusrino mendorong tim pelaksana menyusun tindak lanjut yang jelas dari setiap kegiatan. Hasil diskusi dan pertemuan dengan mitra diharapkan dapat dikembangkan menjadi rencana penelitian bersama, pendampingan publikasi, serta perumusan kerja sama akademik dengan perguruan tinggi atau instansi luar negeri.

“Kita berharap program ini membuka ruang belajar bagi peneliti muda. Keterlibatan dalam forum ilmiah dan pembahasan riset bersama diaspora dapat membantu dosen mengembangkan gagasan, mempertajam rancangan penelitian, serta membangun jejaring sesuai bidang keahlian,” ulas Agusrino.

Rektor Universitas PGRI Sumatera Barat, Prof. Dr. Ansofino, M.Si., menyampaikan ucapan selamat kepada kedua tim dosen yang berhasil memperoleh pendanaan. Ia mengapresiasi usaha tim dalam mengembangkan penelitian dan menjalin hubungan akademik dengan mitra luar negeri. “Kita berharap keberhasilan ini menjadi dorongan bagi sivitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas karya ilmiah dan memperluas kolaborasi,” ucapnya.

Baca Juga  Kakankemenag Dharmasraya Lepas Studi Banding Ponpes Nurul Huda Koto Baru

Lebih lanjut ia juga berharap dukungan pendanaan dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan kegiatan yang terarah, luaran yang terukur, dan rencana kerja sama yang dapat ditindaklanjuti.

Menurutnya, hubungan dengan mitra diaspora memiliki nilai strategis bagi pengembangan universitas. Melalui komunikasi yang terencana, UPGRISBA berpeluang merumuskan kerja sama kelembagaan yang mendukung penelitian bersama, pertukaran pengetahuan, dan pengembangan inovasi sesuai kebutuhan pendidikan serta masyarakat.

Adapun Ketua BPH PB PGRI pada Universitas PGRI Sumatera Barat dan SMA PGRI 1 Padang, Dr. Dasrizal, M.P., turut menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada tim penerima pendanaan.

Dasrizal berharap capaian tersebut bisa memperkuat semangat dosen untuk mengembangkan keahlian dan mengambil peran dalam kerja sama akademik internasional.

“Semoga jalinan kerja sama dengan mitra luar negeri ini dapat memberikan manfaat bagi peningkatan mutu institusi. Pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh melalui program ini diharapkan dapat mendukung pengembangan pendidikan, memperkuat budaya penelitian, serta mendorong lahirnya karya yang bermanfaat bagi masyarakat,” ucapnya.

Melalui pelaksanaan Program Diaspora Berdampak Batch II 2026, UPGRISBA berupaya membangun dasar kolaborasi yang berkelanjutan. Perumusan peta jalan riset, penguatan komunikasi dengan mitra, dan penjajakan kerja sama antarinstitusi diharapkan menjadi langkah nyata untuk memperluas kontribusi UPGRISBA dalam pengembangan ilmu pengetahuan. (*)