PESISIR SELATAN, HARIANHALUAN.ID — Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) ke-78 pada 15 April 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat arah pembangunan daerah ke depan. Hal itu mengemuka dalam Rapat Paripurna DPRD yang digelar di Painan Convention Center, Rabu (15/4/2026).
Ketua DPRD Pesisir Selatan yang diwakili oleh Dani Sopian selaku pimpinan rapat paripurna menegaskan bahwa peringatan hari jadi tidak boleh dimaknai sekadar seremoni tahunan, melainkan sebagai titik refleksi sekaligus akselerasi pembangunan.
“Hari jadi ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi momentum untuk mengevaluasi capaian dan merumuskan langkah konkret ke depan. Kita harus memastikan pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Dani Sopian.
Ia menekankan, DPRD memiliki komitmen kuat untuk terus mengawal kebijakan yang berpihak kepada kepentingan rakyat, sekaligus memastikan program pembangunan berjalan efektif, transparan, dan tepat sasaran.
Menurutnya, tantangan pembangunan Pesisir Selatan ke depan tidak ringan, mulai dari persoalan infrastruktur, pemerataan ekonomi, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Karena itu, ia menilai sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama dalam menjawab berbagai tantangan tersebut.
“Kami di DPRD siap memperkuat fungsi pengawasan dan penganggaran agar setiap program benar-benar memberikan dampak nyata. Kolaborasi adalah kunci, kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri,” katanya.
Dani juga mengajak seluruh masyarakat, termasuk para perantau, untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Pesisir Selatan ini milik kita bersama. Dengan semangat gotong royong, kita optimistis daerah ini mampu melompat menjadi lebih maju, mandiri, dan berdaya saing,” ucapnya lagi.
Sementara itu, Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni dalam sambutannya menegaskan bahwa hari jadi kabupaten merupakan upaya menghidupkan kembali ingatan kolektif atas perjalanan panjang daerah sejak 15 April 1948.











