PADANG, HARIANHALUAN.ID – Ajang Kompetisi Sains Siswa Muslim Indonesia (KOSSMI) Tahun 2026 menjadi panggung pembuktian bagi talenta muda asal Kota Padang.
Siswa-siswi SMP Negeri 1 Padang berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan membawa pulang medali emas, perak, dan perunggu pada babak final kompetisi tingkat nasional yang digelar di Telkom University, Bandung, pada 9–10 Mei 2026 kemarin.
Torehan prestasi ini mengukuhkan posisi SMPN 1 Padang sebagai salah satu sekolah komparatif pencetak generasi unggul di Sumatra Barat. Berdasarkan data resmi yang dihimpun di lapangan, tiga siswa yang berhasil naik ke podium juara dan mengharumkan nama Kota Padang tersebut adalah: Hazima Ansaria Hadil (Medali Emas – Bidang Studi Matematika)
Faizal Mahfuz Yuslim (Medali Perak – Bidang Studi Matematika) Daffa Al Ayyubi (Medali Perunggu – Bidang Studi Ilmu Pengetahuan Sosial/IPS).
Persaingan Ketat di Level Nasional
Kompetisi tahun ini disebut-sebut sebagai salah satu yang terketat dalam sejarah pelaksanaan KOSSMI. Pasalnya, ribuan peserta dari berbagai madrasah, sekolah Islam terpadu, hingga sekolah umum terbaik dari seluruh penjuru tanah air telah melewati babak penyisihan yang ketat di tingkat provinsi sebelum akhirnya menyisakan para finalis untuk bertarung di Bandung.
Atmosfer kompetisi di bidang Matematika berlangsung sangat sengit. Hazima Ansaria Hadil dan Faizal Mahfuz Yuslim harus berhadapan dengan ratusan kontestan tangguh yang didominasi oleh sekolah-sekolah unggulan dari Pulau Jawa.
Format soal yang disajikan pun tidak main-main, karena mengadopsi standar internasional dengan muatan Higher Order Thinking Skills (HOTS) yang menuntut analisis mendalam dan penalaran logis tingkat tinggi. Namun, ketenangan mental dan ketajaman analisis yang ditunjukkan oleh Hazima berhasil mengantarkannya ke podium tertinggi untuk mengamankan Medali Emas. Langkah impresif ini langsung disusul oleh rekan satu timnya, Faizal Mahfuz, yang sukses mengamankan Medali Perak.
Sementara itu, di aula kompetisi yang berbeda, Daffa Al Ayyubi juga tampil spartan dan berhasil menembus dominasi juara bertahan untuk mengamankan Medali Perunggu di bidang IPS.
Buah Sinergi dan Pembinaan Berkelanjutan
Keberhasilan luar biasa ini memicu gelombang apresiasi dari berbagai pihak, termasuk jajaran dinas pendidikan dan pengamat peduli pendidikan di Sumatra Barat.
Pihak manajemen sekolah menegaskan bahwa prestasi ini bukanlah sebuah kebetulan, melainkan hasil dari sebuah ekosistem pembinaan yang terstruktur dengan matang.
“Keberhasilan ini menjadi kebanggaan besar bagi seluruh warga sekolah dan masyarakat Kota Padang. Ini membuktikan bahwa dengan pembinaan yang tepat dan konsisten, pelajar kita mampu berbicara banyak dan sejajar dengan sekolah-sekolah terbaik di tingkat nasional,” ungkap perwakilan pihak sekolah saat dikonfirmasi oleh awak media.
Lebih lanjut, pihak sekolah membeberkan bahwa proses perjuangan para siswa menuju podium juara membutuhkan pengorbanan waktu yang tidak sedikit. Selama beberapa bulan terakhir, ketiga siswa tersebut harus menjalani program pembinaan intensif atau karantina ilmiah di internal sekolah, di bawah bimbingan langsung para guru mapel yang berpengalaman serta dukungan fasilitas penuh dari pihak sekolah.











