KAMPUS

Dosen Poltekkes Kemenkes Padang Gelar Pengabdian tentang Deteksi Dini Komplikasi Maternal Neonatal

×

Dosen Poltekkes Kemenkes Padang Gelar Pengabdian tentang Deteksi Dini Komplikasi Maternal Neonatal

Sebarkan artikel ini

PADANG, HALUAN – Dosen Poltekkes Kemenkes Padang melakukan upaya meningkatkan kewaspadaan ibu dan keluarga dalam mengenali tanda-tanda kegawatdaruratan selama kehamilan, persalinan, masa nifas, dan pada bayi baru lahir terus dilakukan. Salah satunya melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Peningkatan Kewaspadaan Ibu dan Keluarga dalam Deteksi Dini Komplikasi Maternal Neonatal menggunakan Modul Keluarga Sigap-Ibu Selamat di Kecamatan Koto Tangah Tahun 2026”.

Tim pelaksana kegiatan terdiri dari Lita Angelina Saputri, Faridah BD, dan Yussie Ater Merry, serta melibatkan tiga orang mahasiswa Tingkat III Prodi DIII Kebidanan Padang/Poltekkes Kemenkes Padang.

Kegiatan tersebut dilaksanakan, Sabtu (25/7/2026) bertempat di Balai Serbaguna Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.

Kegiatan diikuti sekitar 130 peserta yang terdiri dari ibu hamil, ibu nifas, ibu menyusui beserta masing-masing satu orang pendamping.

Baca Juga  FEBI UIN Mahmud Yunus Sukses Laksanakan Perdana Edu Tour Camp

Turut hadir Camat Koto Tangah, Lurah Padang Sarai, Kepala Puskesmas Anak Air Padang, penanggung jawab Program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), tim pelaksana pengabdian, serta mahasiswa Tingkat III Prodi DIII Kebidanan Padang/Poltekkes Kemenkes Padang.

Kegiatan diawali dengan pengisian kuesioner oleh ibu dan pendamping. Kuesioner tersebut bertujuan mengetahui tingkat pengetahuan peserta dalam mengenali tanda-tanda kegawatdaruratan maternal dan neonatal.

Selanjutnya, peserta mendapatkan materi mengenai kegawatdaruratan maternal neonatal. Dalam kegiatan tersebut, tim juga memperkenalkan modul “Keluarga Sigap-Ibu Selamat” yang dirancang sebagai media edukasi untuk membantu meningkatkan kewaspadaan ibu dan keluarga terhadap berbagai tanda bahaya maupun komplikasi yang dapat terjadi pada ibu dan bayi.

Baca Juga  Tim PKM Universitas Muhammadiyah Sumbar Bina Siswa SMK Dhuafa Padang

Melalui modul tersebut, ibu dan keluarga diharapkan tidak hanya mengetahui tanda-tanda komplikasi, tetapi juga mampu mengambil langkah yang tepat ketika menemukan kondisi yang membutuhkan penanganan segera.

Materi kegiatan turut diperkuat dengan pengenalan berbagai program kesehatan yang tersedia di Puskesmas. Penjelasan tersebut disampaikan oleh penanggung jawab Promosi Kesehatan (Promkes) Puskesmas Anak Air Padang.

Kegiatan pengabdian ini menjadi salah satu bentuk upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan peran keluarga dalam menjaga keselamatan ibu dan bayi. Dengan meningkatnya pengetahuan dan kewaspadaan keluarga, tanda-tanda komplikasi maternal maupun neonatal diharapkan dapat dikenali lebih cepat sehingga pertolongan dapat segera diberikan. (h/yes)