KAMPUS

Galakkan Cerdas Gizi Sejak Dini, Dosen Poltekkes Kemenkes Padang Gelar Kelas Gizi Komunitas di Kurao Pagang

×

Galakkan Cerdas Gizi Sejak Dini, Dosen Poltekkes Kemenkes Padang Gelar Kelas Gizi Komunitas di Kurao Pagang

Sebarkan artikel ini

PADANG, HALUAN – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi Kebidanan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Padang menggelar program “Cerdas Gizi Sejak Dini” melalui kegiatan Kelas Gizi Komunitas di Kelurahan Kurao Pagang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang. Program ini menjadi salah satu upaya meningkatkan pengetahuan gizi masyarakat sekaligus mendorong meningkatnya kunjungan ibu balita ke Posyandu.

Kegiatan tersebut dilatarbelakangi masih rendahnya angka kunjungan ibu yang memiliki bayi dan balita ke Posyandu di wilayah Kurao Pagang. Berdasarkan data Puskesmas Nanggalo, tingkat kunjungan tercatat masih di bawah 50 persen, jauh dari target nasional sebesar 85 persen.

Program pengabdian ini diketuai oleh Dr. Helpi Nelwatri, S.SiT., M.Kes, dengan anggota Dr. Yuliva, S.SiT., M.Kes., Kori Kornelia, S.Tr.Keb., M.Keb., dan dr. Sri Daryani, M.Si, serta didukung tiga mahasiswa Poltekkes Kemenkes Padang. Sasaran kegiatan adalah ibu yang memiliki bayi dan balita serta kader Posyandu di Kelurahan Kurao Pagang.

Kegiatan dilaksanakan dalam dua sesi di dua lokasi Posyandu. Sesi pertama berlangsung pada 16 Juli 2026 di Posyandu Cahaya Mata Ibu I, sedangkan sesi kedua dilaksanakan pada 21 Juli 2026 di Posyandu Kurao Pagang Dalam.

Baca Juga  Pengurus DPP IKA Fakultas Kedokteran Unand Dilantik

Berbagai materi diberikan kepada peserta, mulai dari pengenalan konsep gizi seimbang, pemanfaatan bahan pangan lokal, praktik memasak menu sehat, pencegahan stunting, hingga pembuatan camilan bergizi menggunakan bahan yang mudah diperoleh seperti ubi, kacang hijau, dan sayuran.

Untuk memudahkan pemahaman peserta, tim pengabdian menerapkan metode pembelajaran partisipatif yang memadukan diskusi kelompok, demonstrasi memasak, serta praktik langsung. Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan keterampilan ibu dalam menerapkan pola makan sehat bagi anak di rumah.

Selain itu, kader Posyandu dilibatkan sebagai fasilitator lokal yang berperan menjembatani penyampaian informasi kepada masyarakat. Mereka juga memperoleh pembekalan agar mampu melanjutkan edukasi gizi secara mandiri dan berkelanjutan.

Ketua tim pengabdian, Dr. Helpi Nelwatri, mengatakan rendahnya kunjungan Posyandu selama ini tidak terlepas dari masih terbatasnya edukasi gizi yang praktis dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga  Direktur Akfar Imam Bonjol Periode 2025-2029 Dilantik

“Kami ingin ibu-ibu tidak sekadar tahu, tetapi benar-benar mampu mempraktikkan pola makan sehat untuk anak mereka di rumah,” ujarnya.

Berdasarkan hasil monitoring pelaksanaan kegiatan, sebagian besar peserta hadir dan menunjukkan antusiasme yang tinggi mengikuti setiap sesi. Kader Posyandu juga dinilai aktif mengikuti pembekalan agar mampu menyampaikan edukasi gizi secara lebih menarik dan komunikatif kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, tim pengabdian berharap pengetahuan ibu balita mengenai gizi seimbang semakin meningkat, terbentuk kelompok belajar informal di tingkat RT dan RW, serta kunjungan Posyandu dapat meningkat secara berkelanjutan.

Dalam jangka panjang, program ini diharapkan berkontribusi menekan angka stunting dan kasus gizi kurang di Kelurahan Kurao Pagang. Model edukasi berbasis komunitas tersebut juga dinilai berpotensi diterapkan di wilayah lain dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat setempat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat skema kemitraan yang melibatkan kolaborasi antara Poltekkes Kemenkes Padang, kader Posyandu, serta perangkat kelurahan dan kecamatan setempat. (h/yes)