Ia juga menegaskan bahwa kondisi geopolitik di Timur Tengah tidak mempengaruhi penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
“Berdasarkan informasi yang kami terima, penyelenggaraan haji tetap berjalan sesuai jadwal. Situasi keamanan tidak berdampak karena penerbangan dari Indonesia langsung menuju Jeddah,” katanya.
Rifki menyebutkan, pihak asrama haji telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari peningkatan sanitasi, penyemprotan anti-nyamuk, hingga penambahan pasokan air untuk memastikan kenyamanan jamaah.
Adapun jamaah tertua tahun ini berusia 90 tahun, sementara lansia termuda berusia 82 tahun, dan jamaah termuda berusia 18 tahun. Meski terdapat sejumlah jamaah yang batal berangkat karena wafat, kuota tersebut telah diisi melalui mekanisme penggantian.
Dengan berbagai persiapan tersebut, seluruh pihak berharap operasional haji tahun ini berjalan lancar tanpa hambatan berarti. (*)












