EkBisPADANGSUMBAR

Gun Sugianto Nahkodai Dekopinwil Sumbar, Koperasi Didorong Tinggalkan Pola Lama dan Masuk Sektor Riil

×

Gun Sugianto Nahkodai Dekopinwil Sumbar, Koperasi Didorong Tinggalkan Pola Lama dan Masuk Sektor Riil

Sebarkan artikel ini
Pelantikan
Pelantikan pengurus Dekopinwil Sumbar yang berlangsung di Auditorium Istana Gubernur Sumatera Barat, Sabtu (4/7/2026). Pelantikan dipimpin Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Bambang Haryadi SE dan dihadiri Sekretaris Kementerian Koperasi RI Ahmad Zabadi, Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy, pengurus koperasi, organisasi perkoperasian, serta sekitar 100 tamu undangan. ISRA

PADANG, harianhaluan.id – Gerakan koperasi di Sumatera Barat didorong memasuki fase baru. Di bawah kepemimpinan Gun Sugianto SH MH sebagai Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Sumatera Barat periode 2025–2030, koperasi diharapkan tidak lagi hanya mengandalkan usaha simpan pinjam, tetapi berkembang menjadi pelaku utama sektor riil yang mampu menggerakkan perekonomian daerah.

Pesan tersebut mengemuka dalam pelantikan pengurus Dekopinwil Sumbar yang berlangsung di Auditorium Gubernur Sumatera Barat, Sabtu (4/7/2026). Pelantikan dipimpin Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Bambang Haryadi SE dan dihadiri Sekretaris Kementerian Koperasi RI Ahmad Zabadi, Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy, pengurus koperasi, organisasi perkoperasian, serta sekitar 100 tamu undangan.

Sekretaris Kementerian Koperasi RI Ahmad Zabadi menegaskan, pemerintah kini mengarahkan koperasi menjadi kekuatan ekonomi produktif yang bergerak di berbagai sektor usaha.

“Koperasi harus masuk ke sektor riil. Pemerintah telah menyiapkan berbagai instrumen pembiayaan, termasuk melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) dengan plafon hingga Rp250 miliar bagi koperasi yang memenuhi persyaratan,” katanya.

Menurut Ahmad, Sumatera Barat memiliki modal historis yang kuat sebagai tanah kelahiran Mohammad Hatta, tokoh yang dikenal sebagai Bapak Koperasi Indonesia. Karena itu, ia berharap Sumbar mampu melahirkan koperasi modern yang dapat menjadi contoh bagi daerah lain.

Baca Juga  Polda Sumbar Gelar Trauma Healing bagi Korban Kebakaran Asrama SPN Padang Besi

Ia menilai koperasi harus meninggalkan pola lama dan bertransformasi menjadi organisasi bisnis yang adaptif terhadap perkembangan ekonomi.

“Kita membutuhkan role model koperasi modern yang mampu bersaing sekaligus tetap berlandaskan semangat kebersamaan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Ahmad juga menyoroti pembentukan Koperasi Merah Putih di desa dan kelurahan yang sedang berlangsung di seluruh Indonesia. Menurutnya, program tersebut menjadi bentuk dukungan terbesar pemerintah terhadap gerakan koperasi selama lebih dari tiga dekade terakhir.

Selain pembiayaan operasional dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pemerintah juga menyiapkan dukungan belanja modal bernilai triliunan rupiah secara nasional untuk memperkuat pengembangan koperasi desa.

Gun Sugianto Nahkodai Dekopinwil Sumbar

Sementara itu, Ketua Dekopinwil Sumbar Gun Sugianto menegaskan kepengurusan yang dipimpinnya akan memperkuat fungsi Dekopin sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun ekonomi berbasis kerakyatan.

Menurutnya, Dekopinwil Sumbar akan fokus melakukan pendampingan, edukasi, fasilitasi, mediasi, hingga advokasi bagi koperasi primer maupun sekunder agar mampu tumbuh lebih profesional dan kompetitif.

Baca Juga  PLN UIW Sumbar Hadirkan Pemateri dari Shopee Latih UKM Pasaman Go Digital

“Kami ingin menjadikan Dekopinwil Sumbar sebagai rumah besar gerakan koperasi yang mampu memperkuat ekonomi masyarakat melalui kolaborasi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan,” katanya.

Gun juga mengungkapkan target besar yang ingin diwujudkan, yakni membawa Sumatera Barat menjadi tuan rumah Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) 2027. Ia optimistis daerah tersebut memiliki pengalaman dan kapasitas untuk menggelar agenda koperasi berskala nasional.

Sebelumnya, Gun Sugianto terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Wilayah (Musywil) Dekopin Sumbar yang berlangsung di Hotel Grand Basko Padang pada 27–28 Oktober 2025. Dukungan bulat dari 19 Dekopinda kabupaten/kota dan sembilan koperasi sekunder menjadi modal kuat bagi kepengurusan baru.

Di sisi lain, Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam memperluas peran koperasi pada berbagai sektor strategis. Selain memperkuat koperasi yang telah ada, Pemprov Sumbar juga mendorong pembentukan koperasi di bidang olahraga hingga koperasi tambang rakyat sebagai upaya memperluas peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (h/isr)