SUMBAR

Gunakan Sepablock, BNPB Perluas Pembangunan Huntap ke Limapuluh Kota dan Agam

×

Gunakan Sepablock, BNPB Perluas Pembangunan Huntap ke Limapuluh Kota dan Agam

Sebarkan artikel ini
Pembangunan huntap mandiri di Kabupaten Limapuluh Kota dimulai di Jorong Lubuk Aur, Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunuang Omeh, Rabu (15/4). Kegiatan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Sekretaris Utama BNPB, Rustian, bersama Bupati Limapuluh Kota, Safni Sikumbang. IST

Bupati Limapuluh Kota, Safni Sikumbang, menyampaikan apresiasi kepada BNPB atas perhatian dan dukungan dalam pembangunan huntap mandiri bagi warganya. Menurutnya, konsep hunian mandiri memberikan fleksibilitas bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang memiliki lahan sendiri.

Selain itu, penggunaan Sepablock dinilai mampu menghadirkan rumah tipe 36 yang layak huni dengan kualitas yang terjamin. “Kami optimistis penggunaan Sepablock ini akan menghasilkan hunian yang nyaman dan aman bagi masyarakat. Kami berharap pembangunan bisa segera direalisasikan untuk masyarakat yang telah menyatakan kesediaan direlokasi ke huntap mandiri. Jumlahnya ada 47 kepala keluarga,” ujarnya.

Safni juga memaparkan dampak bencana hidrometeorologi yang melanda wilayahnya. Tercatat sebanyak 514 unit rumah terdampak, dengan tingkat kerusakan mulai dari ringan hingga berat. Untuk rumah dengan kerusakan berat, pemerintah daerah telah melakukan pendataan guna menentukan skema relokasi, baik ke hunian terpadu maupun hunian mandiri.

Baca Juga  Andre Rosiade Jamin Komitmen Presiden Prabowo Bangun Sumbar

“Untuk huntap mandiri, proses relokasi bisa lebih cepat, tergantung kesiapan masyarakat. Jika lahan tersedia, maka pembangunan dapat segera dilakukan. Memang saat ini sudah ada 47 kepala keluarga yang siap relokasi ke huntap mandiri, dan jumlah ini kemungkinan akan terus bertambah karena relokasi ke huntap mandiri lebih cepat dibanding huntap terpadu,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan Wakil Bupati Agam, Muhammad Ikbal, saat peletakan batu pertama huntap mandiri BNPB di Agam. Ia menilai bahwa huntap mandiri merupakan solusi yang lebih fleksibel dibandingkan hunian terpadu, terutama dalam menyesuaikan kebutuhan dan kondisi masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah siap mendukung penuh setiap program dari pemerintah pusat demi mempercepat pemulihan masyarakat terdampak. “Bagi kami yang terpenting adalah masyarakat bisa segera keluar dari hunian sementara dan menempati rumah yang layak. Dengan Sepablock, proses ini bisa dipercepat, dan hunian juga berkualitas,” katanya.

Baca Juga  Dari Gubuk Reot ke Rumah Layak: Harapan Baru untuk Mulyadi dan Keluarga dari UPZ Baznas Semen Padang

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Agam, Rinaldi, menambahkan bahwa total hunian tetap (huntap) mandiri yang dibangun BNPB di Agam mencapai 1.089 unit.

Menurutnya, penggunaan Sepablock dalam pembangunan huntap menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat proses konstruksi.

“Percepatan pembangunan huntap menjadi prioritas pemerintah daerah guna memastikan masyarakat terdampak bencana dapat segera beralih dari huntara ke hunian tetap yang lebih aman dan nyaman. Makanya, kami juga mengapresiasi PT Semen Padang yang telah mendukung pembangunan huntap mandiri ini melalui produk Sepablock,” ujarnya.

Sementara itu, dari sisi penyedia material, PT Semen Padang memastikan komitmennya dalam mendukung program pembangunan huntap tersebut.