KAMPUS

Herry Zulman Berhasil Raih Gelar Doktor dengan Predikat Cumlaude, Tawarkan Model Pendidikan Karakter Berbasis Masjid

×

Herry Zulman Berhasil Raih Gelar Doktor dengan Predikat Cumlaude, Tawarkan Model Pendidikan Karakter Berbasis Masjid

Sebarkan artikel ini

PADANG, HALUAN – CEO Lapau Pitih Internasional sekaligus Komisaris Utama PT Equator Valuta Asing, Dr. H. M. Herry Zulman, M.Sc., SE., Ak., resmi meraih gelar Doktor Pendidikan Islam setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam sidang promosi doktor yang digelar di Pascasarjana UIN Imam Bonjol Padang, Selasa (2/6/2026).

Dalam sidang terbuka tersebut, tim penguji yang dipimpin oleh Ketua Penguji, Prof. Ahmad Wira, M. Ag., M. Si., Ph. D menyatakan Herry Zulman lulus dengan predikat cumlaude. Ia memperoleh Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,83 dan nilai disertasi A+ atau 95.

Disertasi yang diangkat berjudul “Pola Pembentukan Karakter Berbasis Masjid Sekolah pada SMA Negeri di Kota Padang”.

“Dengan kelulusan tersebut, Herry Zulman berhak menyandang gelar Doktor Pendidikan Islam dan tercatat sebagai doktor ke-426 yang diluluskan Pascasarjana UIN Imam Bonjol Padang,” ujar Prof. Ahmad Wira.

Dalam pemaparannya, Herry Zulman mengungkapkan bahwa penelitian tersebut dilatarbelakangi oleh kegelisahannya terhadap kondisi karakter generasi muda saat ini yang dinilainya semakin jauh dari nilai-nilai budaya dan agama yang selama ini menjadi identitas masyarakat Minangkabau.

Baca Juga  PT Equator Valuta Asing Santuni Yayasan Anak Sholeh 85, Rasa Syukur Atas Peningkatan Transaksi

“Saya melihat adanya kegagalan dalam sistem pendidikan sehingga banyak anak-anak yang kehilangan identitasnya. Nilai-nilai falsafah Minangkabau yang berlandaskan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah mulai memudar. Karena itu perlu penanganan serius untuk membangun kembali karakter generasi muda,” ujarnya.

Melalui penelitian selama tiga tahun, Herry Zulman merumuskan enam pola pembentukan karakter yang salah satu unsur utamanya adalah keteladanan. Menurutnya, generasi muda membutuhkan figur yang dapat dijadikan contoh dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menekankan pentingnya optimalisasi fungsi masjid sekolah yang selama ini lebih banyak digunakan untuk kegiatan ritual semata. Dalam konsep yang ditawarkannya, masjid harus menjadi pusat pembelajaran dan pembentukan karakter siswa.

“Semua mata pelajaran di sekolah harus memiliki nuansa masjid. Masjid tidak hanya menjadi tempat salat, tetapi juga menjadi ruang belajar dan pusat pembentukan karakter peserta didik,” katanya.

Herry Zulman Berhasil Raih Gelar Doktor dengan Predikat Cumlaude

Herry Zulman juga mendorong adanya kebijakan dari pemerintah daerah dan pihak sekolah untuk menunjuk mentor khusus yang bertugas mengelola program pembentukan karakter berbasis masjid. Menurutnya, implementasi konsep tersebut membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari kepala sekolah, guru, dinas pendidikan hingga pemerintah daerah.

Baca Juga  Dosen UNP Dorong Promosi Wisata Berkelanjutan di Air Bangis Lewat Wisata Digital (Digital Tourism)

Ia berencana melakukan komunikasi dengan Pemerintah Kota Padang dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat agar hasil penelitiannya dapat diterapkan secara nyata dalam sistem pendidikan.

“Jangan sampai hasil penelitian ini hanya tersimpan di perpustakaan. Generasi muda adalah tanggung jawab kita bersama. Karena itu saya akan terus mendorong agar konsep ini bisa diterapkan demi melahirkan generasi yang berkarakter dan berakhlak baik,” tuturnya.

Keberhasilan Herry Zulman meraih gelar doktor ini mendapat apresiasi dari keluarga, akademisi, dan para undangan yang hadir dalam sidang promosi doktor tersebut. Diharapkan hasil penelitiannya dapat menjadi kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan karakter di Sumatera Barat maupun Indonesia secara umum. (h/yes)