“Periksa kembali pintu dan jendela, matikan kompor, serta peralatan listrik yang tidak digunakan. Bila perlu, titipkan pengawasan rumah kepada tetangga atau petugas keamanan setempat guna mencegah terjadinya tindak kriminal maupun hal-hal yang tidak diinginkan,” pesannya.
Kartyana berharap momen final piala dunia 2026 dapat menjadi ajang mempererat kebersamaan masyarakat tanpa mengorbankan keamanan dan ketertiban.
“Mari jadikan malam final Piala Dunia sebagai momentum kebersamaan dan hiburan yang aman, nyaman, tertib, serta penuh sportivitas,” tuturnya. (*)












