HEADLINE

Kecelakaan Beruntun Masih Kerap Berulang, Peringatan Serius tentang Lemahnya Pengawasan

×

Kecelakaan Beruntun Masih Kerap Berulang, Peringatan Serius tentang Lemahnya Pengawasan

Sebarkan artikel ini
Kecelakaan beruntun yang melibatkan enam kendaraan terjadi di Kelurahan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang pada Minggu (10/5). Lemahnya pengawasan terhadap keberadaan truk-truk bermuatan berlebih ditengarai menjadi penyebab masih kerap berulangnya peristiwa serupa di Sumbar. IST

PADANG, HARIANHALUAN.ID — Kecelakaan maut yang terjadi di Kelurahan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang pada Minggu (10/5) pagi menambah panjang daftar kecelakaan beruntun yang melibatkan truk bermuatan berlebih di Sumatera Barat (Sumbar). Peristiwa ini kembali mengingatkan betapa masih lemahnya pengawasan terhadap truk-truk yang melintas di jalanan Sumbar, terlebih di tengah polemik Over Load Over Dimension (ODOL) yang seolah tak kunjung usai.

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumbar melaporkan, kecelakaan beruntun di kawasan padang Besi tersebut melibatkan enam kendaraan dan menyebabkan empat orang meninggal dunia serta sepuluh lainnya mengalami luka-luka.

Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq mengatakan, peristiwa bermula saat truk Hino dengan nomor polisi BM 9936 KU datang dari arah Simpang SPN menuju Simpang Gadut. Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan diduga hilang kendali dan menabrak kendaraan yang berada di depannya. “Truk Hino menabrak Toyota Rush yang berada di depan, lalu kendaraan tersebut terdorong hingga menghantam kendaraan lain,” ujar Kombes Pol Reza.

Baca Juga  Kapolres Dharmasraya Ajak Mahasiswa Siapkan Diri Jadi Pemimpin

Setelah menghantam Toyota Rush, truk tersebut terus melaju dan kembali menabrak Mitsubishi Pajero serta Toyota Kijang Super hingga beberapa kendaraan mengalami kerusakan cukup parah.

Ia menyebut, kondisi jalan di lokasi kejadian sedikit menikung dengan permukaan aspal yang rusak di beberapa bagian. Selain itu, di lokasi juga tidak ditemukan marka jalan maupun rambu lalu lintas.

Adapun empat korban meninggal dunia diketahui berasal dari penumpang dan pengemudi Toyota Rush dengan nomor polisi B 2881 KYU. Korban meninggal masing-masing bernama Arif Candra Effendi (40), Jhon Effendi (64), Efrialita (57), dan Delfawati (61). Sebagian korban sempat mendapatkan perawatan medis sebelum dinyatakan meninggal dunia.

Baca Juga  Johnny G Plate Dijerat dengan Pasal TPPU

Selain korban meninggal dunia, sepuluh orang lainnya mengalami luka ringan dan langsung mendapatkan penanganan medis di Semen Padang Hospital dan rumah sakit lainnya. Sementara itu, kendaraan yang terlibat kecelakaan mengalami kerusakan berat, terutama Toyota Rush dan Toyota Kijang Super yang ringsek akibat benturan keras. Akibat kejadian tersebut, kerugian materil diperkirakan mencapai Rp450 juta.

Kombes Pol Reza menyebutkan, pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian. “Kasus kecelakaan ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh Satlantas Polresta Padang dan Ditlantas Polda Sumbar,” katanya.

Lebih jauh, ia mengimbau seluruh pengendara agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan sebelum digunakan.