Secara terpisah, Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino menyambut positif kunjungan Kepala BP3KP Sumatera III beserta rombongan.
Menurutnya, perhatian yang diberikan pemerintah terhadap inovasi yang dikembangkan perusahaan menjadi motivasi untuk terus menghadirkan solusi konstruksi yang relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional.
Win menegaskan bahwa Sepablock merupakan bagian dari strategi diversifikasi bisnis PT Semen Padang yang berorientasi pada pengembangan produk bernilai tambah melalui pendekatan inovasi, efisiensi, dan keberlanjutan.
“Sepablock siap mendukung program pemerintah untuk pembangunan 3 juta unit rumah. Kami mengapresiasi kunjungan Kepala BP3KP Sumatera III. Perhatian dari para pemangku kepentingan menjadi dorongan bagi kami untuk terus menghadirkan inovasi yang lebih efisien, ekonomis, dan berdaya guna dalam mendukung ekosistem perumahan nasional,” kata Win.
Kepala Unit Produksi BIP dan Aplikasi PT Semen Padang Yelmi Arya Putra menambahkan bahwa sistem bata interlock yang diterapkan pada Sepablock memungkinkan proses pembangunan dilakukan lebih cepat karena pemasangan material menjadi lebih praktis dan presisi. Selain itu, penggunaan material tersebut juga dapat mengurangi kebutuhan energi dalam proses konstruksi sehingga lebih ramah lingkungan.
Dari sisi ekonomi, teknologi ini dinilai mampu menekan biaya pembangunan tanpa mengorbankan kualitas bangunan. Sementara itu, dari sisi teknis, sistem interlock memberikan tingkat presisi yang lebih baik sehingga menghasilkan konstruksi yang lebih rapi dan efisien.
PT Semen Padang telah mengimplementasikan Sepablock pada sejumlah proyek di berbagai daerah sebagai bentuk pembuktian atas keunggulan teknologi tersebut. Sejumlah hunian tetap (huntap) bagi korban bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat saat ini tengah dibangun menggunakan Sepablock yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota, seperti Kota Padang, Kabupaten Agam, Kabupaten Tanah Datar, Kota Padang Panjang, Kota Pariaman, dan Kabupaten Lima Puluh Kota.
Di lingkungan PT Semen Padang sendiri, rumah contoh yang dibangun menggunakan sistem Sepablock sengaja dihadirkan sebagai sarana edukasi bagi masyarakat, pemerintah, pengembang, maupun pelaku industri konstruksi.
Bangunan tersebut dilengkapi berbagai elemen struktur, seperti kolom, balok pinggang, dan sloof, sehingga dapat memberikan gambaran utuh mengenai penerapan teknologi bata interlock dalam pembangunan rumah tinggal.
Dengan berbagai keunggulan yang dimiliki serta dukungan dan apresiasi dari pemerintah, Sepablock semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu solusi inovatif dalam menjawab tantangan penyediaan hunian nasional.
Di tengah tingginya kebutuhan masyarakat terhadap rumah yang layak, kuat, aman, dan terjangkau, inovasi konstruksi seperti Sepablock diharapkan mampu menjadi katalis percepatan pembangunan perumahan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan. (*)












