SUMBAR

Ketua DPRD Sumbar : MTQ Sarana Melahirkan Generasi Qurani yang Siap Hadapi Era Disrupsi

×

Ketua DPRD Sumbar : MTQ Sarana Melahirkan Generasi Qurani yang Siap Hadapi Era Disrupsi

Sebarkan artikel ini

PADANG, HARIANHALUAN.ID- Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke-42 tingkat Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, yang berlangsung di Lapangan Pondok Indah Pratama, Kelurahan Jati, Minggu (14/6/2026).

Kehadiran Muhidi dalam kegiatan tersebut menunjukkan perhatian dan komitmennya terhadap pembinaan generasi muda yang unggul, tidak hanya dari sisi intelektual, tetapi juga emosional dan spiritual.

Dalam sambutannya, Muhidi menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, melainkan momentum untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap kitab suci serta membentuk karakter yang beriman dan berakhlak mulia.

“MTQ tidak hanya tentang kompetisi, tetapi bagaimana melahirkan generasi yang mencintai Al-Qur’an, hidup bersama Al-Qur’an, membaca, memahami, dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, mereka menjadi generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga beriman, berakhlak, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman,” ujar Muhidi.

Baca Juga  Tingkatkan Produksi Jagung, Walikota Sawahlunto Bantu Petani Bibit dan Alsintan

Ia mengatakan, tantangan era globalisasi dan disrupsi yang ditandai dengan perubahan yang sangat cepat membutuhkan generasi yang memiliki fondasi kuat dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan.

“Kita tahu bahwa era globalisasi saat ini ditandai dengan disrupsi, yaitu perubahan yang berlangsung begitu cepat. Karena itu, kita membutuhkan generasi yang kuat, tangguh, dan siap menghadapi berbagai tantangan,” katanya.

Muhidi juga menyinggung Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2022 tentang Provinsi Sumatera Barat yang secara eksplisit mengakui karakteristik budaya masyarakat Minangkabau yang berlandaskan falsafah Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah (ABS-SBK).

Menurutnya, regulasi tersebut memberikan ruang yang luas bagi masyarakat Sumatera Barat untuk membangun generasi yang berdaya saing dan mampu menjadi pemenang di era globalisasi.

“Regulasi ini memberikan peluang bagi kita untuk melahirkan generasi yang siap pakai, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” ujarnya.

Baca Juga  Ade Putra Dukung Pasaman Barat Jadi Tuan Rumah Porprov Sumbar 2026

Muhidi menambahkan, keberhasilan dalam mencetak generasi masa depan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi membutuhkan kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Ia menjelaskan, terdapat empat pilar utama yang perlu dibangun secara bersama-sama, yakni menjadikan iman sebagai fondasi, akhlak sebagai hiasan, kasih sayang sebagai pengikat, serta ilmu pengetahuan sebagai bekal menghadapi masa depan.

“Dengan sinergi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat, serta berlandaskan iman, akhlak, kasih sayang, dan ilmu, insya Allah kita dapat melahirkan generasi yang sukses dan berkontribusi bagi bangsa dan daerah,” tuturnya.

Muhidi berharap pelaksanaan MTQN ke-42 tingkat Kecamatan Padang Timur dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus membina generasi muda yang religius, berkarakter, dan berprestasi.

Kegiatan MTQN ke-42 tingkat Kecamatan Padang Timur tersebut berlangsung hingga Senin (15/6/2026) dan diikuti oleh peserta dari berbagai kelurahan di kecamatan tersebut. (*)